Swiss Buka Kembali Misi Diplomatik di Korea Utara

Swiss kembali membuka misi diplomatiknya di Pyongyang, Korea Utara, sebagai upaya memperkuat dialog langsung demi perdamaian dan stabilitas kawasan.

oleh Septian DenyDiterbitkan 30 Oktober 2026, 17:00 WIB
Ilustrasi Swiss. (Ennio Leanza/Keystone via AP)

Liputan6.com, Pyongyang - Swiss membuka kembali misi diplomatiknya di Pyongyang, ibu kota Korea Utara, pada Kamis (29/10). Menteri Luar Negeri Swiss Ignazio Cassis menyebut langkah tersebut sebagai upaya konkret untuk memperkuat dialog langsung dengan negara yang tertutup itu demi mendorong perdamaian dan stabilitas kawasan.

Dikutip dari Anadolu, Jumat (30/10/2026), melalui platform media sosial X, Cassis mengatakan pembukaan kembali kantor diplomatik tersebut merupakan langkah nyata untuk memperkuat komunikasi langsung dengan Korea Utara.

“Dialog tetap penting bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan,” tulis Cassis.

Belum diketahui apakah kantor yang kembali dibuka tersebut akan berstatus sebagai kedutaan besar penuh atau misi diplomatik dengan tingkat perwakilan yang lebih rendah.

Swiss dikenal memiliki kebijakan netralitas internasional yang telah lama dijalankan. Negara tersebut pertama kali menjalin hubungan diplomatik dengan Korea Utara pada 1974.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya