Liputan6.com, Jakarta - Gelaran MotoGP Mandalika tidak hanya menjadi ajang balap motor kelas dunia, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat, khususnya perempuan. Direktur Utama InJourney Maya Watono menyoroti keterlibatan ibu rumah tangga sebagai marshal serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya pemberdayaan perempuan di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menurut Maya, penyelenggaraan ajang internasional seperti MotoGP dapat menjadi kesempatan bagi perempuan lokal untuk berpartisipasi dalam kegiatan pariwisata sekaligus meningkatkan keterampilan dan produktivitas.
Advertisement
“Di Mandalika ini kemarin banyak sekali marshal yang ibu rumah tangga yang bekerja sebagai marshal. Ini adalah salah satu upaya kami juga untuk peningkatan pemberdayaan perempuan,” tuturnya.
Ia mengatakan, upaya memperluas keterlibatan perempuan tidak hanya dilakukan di Mandalika, tetapi juga di berbagai aset pariwisata yang dikelola InJourney.
Selain membuka kesempatan berpartisipasi dalam acara internasional, perusahaan mendorong pengembangan UMKM melalui peningkatan keterampilan, pelatihan, dan penguatan kualitas produk agar pelaku usaha lokal dapat memanfaatkan peluang ekonomi dari sektor pariwisata.
“Lalu juga tidak hanya di Mandalika, tapi di berbagai aset kami pastinya kami ingin agar juga ada keterlibatan perempuannya, UMKM juga ini kami melakukan banyak elevation, craftsmanship, pelatihan,” ucapnya.
Pelatihan Jadi Kunci Pengembangan Perempuan dan UMKM
Maya menilai, masyarakat Indonesia mampu meningkatkan keterampilan dengan cepat ketika mendapatkan pelatihan yang sesuai. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian penting dalam memperluas peran perempuan di sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
“Masyarakat Indonesia ini sangat responsif dengan pelatihan, sebenarnya improvement-nya sangat cepat ya,” jelasnya.
Melalui pelatihan dan pendampingan, perempuan serta pelaku UMKM diharapkan memiliki kemampuan yang lebih baik untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kualitas layanan maupun produk mereka.
Maya Watono Harapkan Dampak MotoGP Mandalika Berkelanjutan
Bagi Maya, pemberdayaan masyarakat tidak cukup hanya menghadirkan manfaat selama penyelenggaraan acara. Transformasi kawasan Mandalika juga perlu meninggalkan dampak jangka panjang, terutama dalam pengembangan SDM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat NTB.
Ia berharap fondasi yang dibangun InJourney dapat terus memberikan manfaat meskipun terjadi pergantian kepemimpinan perusahaan.
“Pastinya saya berharap apa yang fondasi yang kami bangun sekarang di InJourney saat saya tidak ada pun ini akan terus bahwa memang MotoGP ini saat kami membangun, mentransformasi daerah Mandalika, membangun SDM di NTB, ini pasti akan lasting,” pungkasnya.
Melalui penyelenggaraan MotoGP dan pengembangan berbagai program pemberdayaan, InJourney berharap pertumbuhan pariwisata Mandalika dapat berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas masyarakat lokal, perluasan peluang usaha, serta keterlibatan perempuan dalam kegiatan ekonomi.