Mau Beli HP Android Murah? Perhatikan 3 Hal Wajib Ini

Membeli HP Android murah tanpa memerhatikan tiga hal ini akan membuat kegiatan harian kamu jadi terkendala. Simak untuk tahu selengkapnya.

oleh Aisyah Mustika ZamaniDiterbitkan 30 Oktober 2026, 19:11 WIB
Ilustrasi HP Android. (Photo by Azamat E on Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Smartphone memang sudah menjadi kebutuhan pokok di era digital saat ini. Namun, harus diakui bahwa tidak semua HP diciptakan setara, terlebih ada pilihan HP Android murah.

HP flagship kelas atas mungkin sesekali mengalami kendala, tetapi performanya jauh lebih unggul dibandingkan dengan HP murah berspesifikasi ala kadarnya. Demikian sebagaimana dilansir BGR, Jumat (30/10/2026).

Jika kamu berencana membeli HP Android murah atau kelas menengah, pastikan perangkat pilihan kamu memiliki setidaknya RAM 6GB, pengisian daya cepat (fast charging) minimal 25 Watt, dan jaminan pembaruan keamanan minimal 3 tahun.

Ketiga aspek ini jauh lebih krusial dibandingkan sekadar kapasitas baterai atau resolusi layar. Berikut alasannya mengapa demikian.

1. Kapasitas RAM

RAM pada dasarnya berfungsi sebagai memori jangka pendek HP. Kapasitasnya menentukan seberapa lancar perangkat menjalankan banyak aplikasi sekaligus atau memproses aplikasi berat.

Seperti contohnya HP entry-level dengan RAM 3GB dapat terasa sangat lambat ketika berpindah antar-aplikasi. Bahkan sekadar memesan makanan via aplikasi bisa memicu lag hingga menekan tombol dengan sendirinya.

Memang benar, Google telah menetapkan standar HP Android modern wajib memiliki RAM minimal 4GB agar bisa menjalankan layanan Google Mobile Services secara optimal. Namun, untuk pemakaian jangka panjang saat ini, RAM 4GB sudah terasa pas-pasan.

Meskipun demikian, lebih baik konsumen memilih RAM minimal 6GB atau 8GB. Kapasitas ini memberikan ruang bernapas yang cukup ketika kamu harus bergantian membuka beragam aplikasi.

Di Indonesia sendiri, HP dengan RAM 6GB hingga 8GB saat ini bisa mencapai mulai dari Rp 2,5 juta hingga Rp 5 jutaan (seperti pada lini Samsung Galaxy A Series, Motorola, atau Poco kelas menengah).

 

2. Fast Charging

Banyak HP murah dibekali daya baterai jumbo hingga 5.000 mAh, setara dengan HP flagship. Namun, daya tahan baterai sangat bergantung pada pemakaian masing-masing pengguna. Justru yang sering terabaikan adalah kecepatan pengisian dayanya.

Semakin tinggi daya Watt yang didukung, semakin singkat waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai dari kondisi habis hingga penuh.

Di era sekarang, pengisian daya 18W atau di bawahnya sudah sangat tertinggal, mengingat membutuhkan waktu sangat lama untuk mengecas hingga bisa lebih dari 2 jam.

Pengisian daya 25W membutuhkan waktu sekitar 90 menit untuk mengisi penuh baterai 5.000 mAh. Fitur ini bisa dijumpai pada HP entry-to-mid seperti Samsung Galaxy A17/A27 dengan kisaran Rp 3-6 jutaan.

Paling disarankan memilih pengisian daya 50W ke atas. Pada HP kelas menengah di kisaran Rp 7 jutaan, pengisian daya baterai besar bisa penuh hanya dalam waktu satu jam.

 

3. Jaminan Pembaruan Keamanan

Banyak orang mengabaikan notifikasi update sistem karena merasa malas atau tidak terbiasa dengan perubahan tampilan antarmuka.

Padahal, menggunakan HP yang tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan sangat berisiko terhadap peretasan data pribadi dan kejahatan siber.

Google dan Samsung menjadi yang terbaik di industri ini dengan memberikan jaminan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga 7 tahun pada sebagian besar lini produk terbarunya.

Sebagai catatan, beberapa produsen lain hanya memberikan jaminan update keamanan selama 2 hingga 3 tahun saja pada lini produk murahnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya