Liputan6.com, Jakarta - Personel gabungan TNI-Polri dan Pemprov DKI Jakarta disiapkan untuk mengawal aksi penyampaian aspirasi dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu (28/10/2026). Pengamanan juga difokuskan pada kelancaran lalu lintas dan akses ke fasilitas publik agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, petugas akan ditempatkan di sejumlah titik kegiatan untuk mengawal peserta aksi sekaligus memastikan kepentingan masyarakat lainnya tetap terjaga.
Advertisement
“Personel pelayanan disiapkan di sejumlah titik kegiatan untuk menjaga dan mengawal aksi penyampaian aspirasi agar berlangsung tertib, aman, dan damai. Selain memberikan pelayanan kepada peserta aksi, petugas juga bertugas mengatur lalu lintas, menjaga akses fasilitas publik, serta berkoordinasi dengan unsur TNI dan Pemprov DKI Jakarta sesuai kewenangan masing-masing,” ujar Budi dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).
Ia menambahkan, personel akan mengutamakan komunikasi, dialog, negosiasi, dan pendekatan humanis untuk mencegah kesalahpahaman serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di lapangan.
“Langkah ini dilakukan untuk membangun komunikasi yang baik dengan peserta aksi, mencegah kesalahpahaman, serta mengantisipasi potensi gangguan yang dapat memengaruhi keselamatan dan ketertiban di lapangan,” terangnya.
Budi mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib dan menghormati hak pengguna ruang publik lainnya. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi juga diminta mengikuti arahan petugas dan memperhatikan kondisi lalu lintas.
“Personel hadir untuk menjaga dan mengawal masyarakat yang menyampaikan aspirasi, sekaligus memastikan kepentingan masyarakat lainnya tetap terlayani. TNI, Polri, pemerintah daerah, peserta aksi, dan masyarakat memiliki peran bersama agar seluruh kegiatan dapat berjalan tertib, aman, dan damai,” pungkasnya.