Manchester United Terpuruk, Youri Tielemans dan Bruno Fernandes Beda Pendapat soal Biang Kerok

Manchester United terpuruk usai dibantai Como 1-4. Youri Tielemans dan Bruno Fernandes berbeda pandangan soal penyebab buruknya performa tim.

oleh Naila AdzkhiaDiterbitkan 24 Oktober 2026, 07:00 WIB
Youri Tielemans resmi ke Manchester United dari Aston Villa. (Dok. manutd.com)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United semakin terpuruk setelah menelan kekalahan telak 1-4 dari Como pada laga Liga Champions, beberapa hari lalu. Hasil tersebut menambah tekanan terhadap pelatih Michael Carrick, yang masa depannya kini menjadi sorotan setelah performa Setan Merah belum menunjukkan perbaikan.

Di tengah situasi sulit itu, muncul perbedaan pandangan mengenai penyebab kekalahan Manchester United. Youri Tielemans menilai kurangnya usaha pemain menjadi persoalan utama, sedangkan kapten Bruno Fernandes sebelumnya menyoroti pendekatan taktik yang diterapkan Carrick.

Pernyataan kedua pemain tersebut menempatkan sorotan pada dua aspek berbeda, yakni kerja keras pemain dan strategi pelatih. Perbedaan pandangan ini membuat situasi di Manchester United semakin rumit setelah kekalahan telak dari Como.

Tekanan terhadap Carrick pun semakin besar. Sang pelatih harus menghadapi sorotan atas pendekatan permainannya, sementara para pemain juga mendapat kritik karena dinilai gagal menunjukkan performa yang memadai.


Youri Tielemans Soroti Kurangnya Usaha Pemain

Youri Tielemans, Manchester United. (Dok. X @ManUtd)

Dilansir dari Sports Mole, Tielemans menilai Manchester United tampil buruk dalam berbagai aspek ketika menghadapi Como. Ia menyoroti kegagalan tim untuk mengubah keadaan setelah jeda pertandingan. MU bahkan kembali kebobolan tidak lama setelah babak kedua dimulai, sehingga upaya mengejar ketertinggalan semakin sulit.

Tielemans juga menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung yang datang langsung ke stadion maupun yang menyaksikan pertandingan dari rumah. Menurutnya, para pemain harus membuktikan perubahan melalui penampilan di lapangan, bukan sekadar membicarakan masalah yang terus berulang.


Bruno Fernandes Soroti Pendekatan Taktik Carrick

Bruno Fernandes dari Manchester United bereaksi selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham di Manchester, Inggris, Minggu, 1 Februari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Pandangan Tielemans berbeda dengan Fernandes yang sebelumnya mempertanyakan pendekatan taktik Carrick. Kapten Manchester United itu menilai tim bermain terlalu pasif saat menghadapi Como, sehingga keputusan sang pelatih ikut menjadi sorotan setelah kekalahan tersebut.

Carrick merespons kritik Fernandes dengan menyiratkan bahwa pendekatan yang lebih agresif sulit diterapkan jika para pemain tidak menunjukkan usaha yang dibutuhkan. Perbedaan pernyataan ini memunculkan pertanyaan mengenai tanggung jawab atas buruknya performa tim, meski belum jelas bagaimana dukungan para pemain terhadap Carrick terbagi.


Masa Depan Michael Carrick Makin Tertekan

Pelatih asal Inggris untuk Manchester United, Michael Carrick, menunjukkan reaksi setelah mengalami kekalahan dalam pertandingan Liga Champions UEFA—laga ketiga League Phase—antara Como 1907 dan Manchester United di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia bagian utara, pada 21 Oktober 2026. (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Manchester United selanjutnya dijadwalkan menghadapi Bournemouth di Old Trafford pada Minggu. Hasil negatif berpotensi semakin memperbesar tekanan terhadap Carrick, sementara kemenangan pun belum tentu menjamin masa depannya di kursi pelatih.

Setelah pertandingan tersebut, Manchester United masih akan menghadapi Chelsea, Roma, Aston Villa, dan Liverpool. Rangkaian laga itu menjadi ujian penting bagi Carrick untuk membuktikan kemampuannya membawa Setan Merah keluar dari periode sulit sekaligus memperbaiki performa tim.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya