4 Pemain Terburuk AC Milan Saat Dihajar Bournemouth 0-3

AC Milan kalah 0-3 dari Bournemouth di Liga Europa 2026-2027. Empat pemain Rossoneri ini tampil buruk dalam kekalahan telak tersebut.

Diterbitkan 23 Oktober 2026, 09:16 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan pulang tanpa poin setelah dibekuk Bournemouth dengan skor 0-3 pada matchday ketiga fase liga Liga Europa 2026-2027. Rossoneri kesulitan mengembangkan permainan setelah sejumlah kesalahan di awal laga membuat mereka berada dalam situasi sulit.

Bournemouth membuka keunggulan lewat penalti Justin Kluivert pada menit kedelapan. Masalah AC Milan bertambah ketika Mike Maignan menerima kartu merah pada menit ke-27, kemudian Marcus Tavernier memperlebar keunggulan tuan rumah melalui penalti lima menit kemudian.

Bermain dengan 10 pemain, AC Milan tidak mampu membalikkan keadaan. Amine Adli menegaskan kemenangan Bournemouth lewat gol pada menit ke-84. Di tengah penampilan tim yang jauh dari harapan, empat pemain Rossoneri terlihat kesulitan menjalankan tugas masing-masing.

Mike Maignan dan Koni De Winter Mengecewakan

Mike Maignan

Maignan menjalani pertandingan yang sangat buruk. Ia gagal menghentikan penalti pembuka Bournemouth, lalu melakukan pelanggaran keras pada menit ke-27 yang membuatnya langsung menerima kartu merah.

Kehilangan penjaga gawang sekaligus satu pemain mengubah situasi pertandingan bagi AC Milan. Rossoneri harus bermain dengan 10 orang ketika masih tertinggal, sehingga upaya mengejar skor menjadi jauh lebih berat. Kartu merah Maignan juga memaksa tim menyesuaikan struktur permainan lebih awal dari rencana.

Koni De Winter

De Winter kesulitan menghadapi tekanan Bournemouth sepanjang pertandingan. Pemain bertahan tersebut tidak cukup solid dalam menjaga posisi ketika tuan rumah melancarkan serangan, sementara Bournemouth mampu mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran.

Penampilannya semakin sulit ketika ia menerima kartu kuning pada menit ke-81 akibat pelanggaran untuk menghentikan serangan lawan. De Winter gagal memberikan kestabilan yang dibutuhkan lini belakang AC Milan dalam situasi tertekan.

Pervis Estupinan dan Ruben Loftus-Cheek Tak Maksimal

Pervis Estupinan

Estupinan tidak mampu menyeimbangkan tugas bertahan dengan perannya membantu serangan dari sisi lapangan. Bek kiri itu kesulitan memberikan kontribusi ofensif tanpa mengorbankan keseimbangan pertahanan AC Milan.

Ia juga menerima kartu kuning pada menit ke-35. Penampilannya tidak berlanjut hingga babak kedua setelah pelatih memutuskan menariknya keluar saat jeda dan mengubah pendekatan tim menjadi lebih defensif.

Ruben Loftus-Cheek

Loftus-Cheek kembali dimainkan dalam peran yang lebih menyerang, tetapi gagal memberikan pengaruh berarti. Ia tidak cukup kuat dalam duel fisik maupun membantu membawa bola ke area berbahaya.

Minimnya kontribusi Loftus-Cheek membuat AC Milan kesulitan membangun serangan secara efektif. Ia akhirnya digantikan pada babak pertama ketika tim harus melakukan penyesuaian setelah kartu merah Maignan.

Kekalahan ini memperlihatkan besarnya masalah AC Milan ketika menghadapi tekanan lawan. Kesalahan individu, buruknya organisasi pertahanan, dan minimnya kontribusi sejumlah pemain membuat Rossoneri gagal bersaing hingga akhir pertandingan.

Sumber: GOAL

Klasemen

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

4 Pemain Terburuk Juventus Saat Ditahan Rennes 2-2

Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Copy Link
Batalkan