Liputan6.com, Jakarta - Hari ini, Kamis (17/9/2026) menjadi pencarian hari terakhir terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal hilang kontak untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK). Sempai pagi tadi, belum ada tanda-tanda keberadaan delapan orang yang hilang sejak 7 September 2026 lalu.
Mansyur, ayah dari M. Bagus Khoirunnas, salah satu jurnalis Antara hilang kontak, menyerahkan sepenuhnya pada Tim SAR gabungan apakah pencarian akan kembali diperpanjang atau justru dihentikan.
Advertisement
"Kalau keluarga saya sendiri ya, ya menyerahkan ke Basarnas aja ya, terserah Tim SAR Gabungan ya mau dilanjutkan, mau tidak," ujar Mansyur, Kamis, (17/09/2026).
Mansyur yang juga seorang pewarta tulis di Antara, mengakui dan melihat sendiri bagaimana upaya Tim SAR Gabungan dalam melakukan pencarian yang luar biasa maksimal. Melihat kerja keras mereka, Mansyur sampai menitipkan doa aga seluruh petugas SAR diberikan kesehatan dan sebagai kebaikannya yang 10 hari terakhir membantu pencarian dibalas Allah SWT.
"Maksimal ya, sudah maksimal melakukan pencarian dari pertama ya sampai ke 10 ini. Saya ucapkan terima kasih," tuturnya.
Berharap Mereka yang Hilang Bisa Ditemukan
Meksi begitu, jauh di lubuk hatinya sebagai orangtua, Mansyur tetap berharap putranya bisa ditemukan Tim SAR Gabungan. Setidaknya di hari terakhir ini.
"Ya kalau harapan secara pribadi keluarga ya bisa ditemukan hari terakhir ini ya, hari ke 10 gitu ya," jelasnya.
Perlu diketahui bahwa lima jurnalis, M Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), Donal Husni (Jurnalis Lepas/Freelance), serta Warta Surahman (Kapten Kapal), Sukarman (ABK) dan Heriyanto (Pemandu), hilang kontak sejak Senin, 07 September 2026, saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.