Jangan Tertipu Calo Kartu Gratis Transjakarta Rp500 Ribu, Lapor ke Sini

PT Transjakarta menegaskan pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) 100 persen bebas biaya merespons maraknya perantara yang menjual kartu tersebut seharga Rp 500 ribu di media sosial.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 16 September 2026, 06:13 WIB
Bus Transjakarta menaikkan penumpang di halte kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (31/1/2023). Dinas Perhubungan (Dishub) DKI masih melakukan evaluasi tarif integrasi transportasi di Jakarta yakni Transjakarta, MRT, dan LRT. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) buka suara mengenai maraknya modus jual beli Kartu Layanan Gratis (KLG) yang dibanderol hingga Rp 500 ribu di media sosial.

Bersama Pemprov DKI Jakarta, Transjakarta menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran hingga penerbitan kartu fasilitas publik tersebut 100 persen bebas biaya tanpa pungutan apa pun. Pernyataan ini dikeluarkan merespons temuan unggahan di platform Threads oleh akun @richardedwardhns.

"Kartu Layanan Gratis merupakan hak masyarakat penerima manfaat yang dijamin oleh Pemprov DKI Jakarta dan tidak dipungut biaya sepeser pun," tegas Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Ayu menjelaskan, penyelenggaraan KLG memiliki payung hukum sah berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2025. Fasilitas ini khusus disediakan bagi kategori masyarakat yang berhak untuk mengakses transportasi umum Jakarta secara gratis di setiap alur prosesnya.

“Transjakarta juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, kritis, dan tidak tergiur oleh tawaran pembuatan KLG melalui pihak ketiga atau jasa perantara berbayar,” ucap Ayu.

Pihak manajemen meminta warga yang menemukan indikasi pungutan liar (pungli) maupun praktik jual beli KLG untuk segera melapor melalui call center resmi di 1500-102, kanal media sosial resmi Transjakarta, atau melapor langsung kepada petugas di halte terdekat.

 

Viral di Media Sosial

Bus Transjakarta saat pemberhentian di Halte Gelora Bung Karno. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Sebelumnya, pemilik akun Threads @richardedwardhns terang-terangan menjual KLG siap pakai yang diklaim aktif hingga 23 Desember 2026 seharga Rp 500 ribu tanpa tawar.

Penjual tersebut mengklaim kartu dapat digunakan bebas ke mana saja menggunakan layanan Busway maupun JakLingko, serta bisa diperpanjang setahun sekali di kantor Transjakarta Cawang dengan opsi transaksi Cash on Delivery (COD) di sekitar halte.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya