Kebakaran Kapal Kargo di China Tewaskan 25 Orang

Kebakaran kapal kargo ini terjadi di Qingdao, Provinsi Shandong.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 11 September 2026, 07:05 WIB
Tangkapan layar dari video yang direkam pada 10 September 2026 dan disediakan Qingdao WoLin Packaging memperlihatkan asap membubung dari sebuah kapal kargo di pelabuhan Qingdao, China timur. (Dok. AFP/Qingdao WoLin Packaging)

Liputan6.com, Beijing - Sebanyak 25 orang tewas akibat kebakaran di sebuah kapal kargo asing yang sedang diperbaiki di galangan kapal milik negara di Qingdao, China timur, pada Kamis (10/9/2026). Demikian menurut laporan media pemerintah.

Kantor berita Xinhua mengabarkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.15 waktu setempat di Galangan Kapal Qingdao Beihai saat proses perbaikan dan pemeriksaan berlangsung.

Dari 42 orang yang berada di kapal, 12 berhasil dievakuasi dengan selamat. Lima orang lainnya terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

Media pemerintah melaporkan api berhasil dipadamkan pada awal sore hari.

Foto lokasi kejadian yang dirilis Xinhua menunjukkan kapal yang terbakar adalah Ocean Melody. Berdasarkan data pelacakan kapal LSEG, Ocean Melody merupakan kapal pengangkut muatan curah kering berbendera Liberia yang telah beroperasi selama 20 tahun.

Kapal itu dikelola oleh Yuyangkunpeng Shanghai Shp Mgm, sedangkan Huili Shipping Co Ltd tercatat sebagai pemilik resminya.

Data LSEG menunjukkan Ocean Melody tiba di galangan kapal Qingdao pada 31 Agustus dan berada di sana sejak saat itu.

Presiden China Xi Jinping meminta penyelidikan segera dilakukan serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban.

Galangan kapal tersebut berada di bawah kendali China State Shipbuilding Corporation (CSSC), perusahaan milik negara yang merupakan salah satu produsen kapal terbesar di dunia.

CSSC menyebut dirinya sebagai produsen utama kapal untuk angkatan laut China sekaligus perancang dan produsen kapal serta peralatan lepas pantai terbesar di negara tersebut.

Dalam pengumuman rekrutmen tahun 2022 yang dimuat di situs unit CSSC di Qingdao, galangan itu disebut memiliki kapasitas pembangunan kapal hingga 3 juta ton bobot mati per tahun dan mampu memperbaiki 212 kapal setiap tahun.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya