Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi

Indonesia memperkuat pasar karbon berkualitas untuk mendukung target iklim melalui aksi nyata, bukti kredibel, dan tata kelola berintegritas.

oleh Nurul HudaDiterbitkan 12 September 2026, 07:07 WIB
Pasar karbon Indonesia diperkuat untuk mendukung target iklim dan pengurangan emisi.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia terus mendorong penguatan pasar karbon yang berkualitas sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian target pengendalian perubahan iklim sekaligus memastikan manfaat lingkungan dan sosial dari perdagangan karbon.

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat mengatakan pengembangan pasar karbon perlu ditopang oleh aksi iklim yang nyata, bukti yang kredibel, serta tata kelola yang berintegritas.

“Karbon bukanlah titik awal, karbon adalah hasil. Titik awalnya adalah tantangan nyata yang kita hadapi, mulai dari emisi aktivitas ekonomi, degradasi ekosistem, pengelolaan sampah yang belum memadai, hingga tekanan hutan, gambut, wilayah pesisir dan ekosistem laut,” ujar Menteri LH Jumhur Hidayat, melansir Antara, Kamis (10/9/2026).

Menurut Jumhur, pasar karbon tidak seharusnya hanya dipandang sebagai mekanisme perdagangan. Pasar karbon perlu diarahkan untuk memperkuat pemulihan lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dengan upaya pengurangan emisi dan perlindungan ekosistem. Pembangunan ekonomi tetap diperlukan untuk menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun, pertumbuhan tersebut harus berjalan seiring dengan upaya pengurangan emisi, perlindungan ekosistem, serta peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim.

 

Aspek Keanekaragaman Hayati

Dalam pengembangan pasar karbon, aspek keanekaragaman hayati juga menjadi perhatian. Hutan, gambut, mangrove, dan ekosistem laut merupakan modal alam yang berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mendukung kehidupan masyarakat.

Karena itu, investasi dan kerja sama internasional di bidang karbon diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat lingkungan secara nyata, bukan hanya mengejar nilai ekonomi dari unit karbon.

Indonesia juga membuka ruang bagi pengembangan teknologi dan investasi yang dapat memperkuat aksi iklim dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional.

Penguatan kualitas pasar karbon menjadi penting agar perdagangan karbon tidak hanya dinilai dari jumlah unit karbon yang diterbitkan maupun kecepatan transaksi, tetapi juga dari dampak nyata yang dihasilkan terhadap lingkungan.

Dengan pendekatan tersebut, pengembangan pasar karbon di Indonesia diharapkan dapat menjadi instrumen yang mendukung aksi mitigasi perubahan iklim sekaligus menjaga ekosistem dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya