Liputan6.com, Jakarta - Zeekr 7X mencatat pencapaian penting di pasar global. Belum genap dua tahun sejak diproduksi massal, SUV listrik besutan Zeekr, merek di bawah naungan Geely, tersebut telah menembus angka produksi 200 ribu unit.
Unit ke-200.000 Zeekr 7X diketahui keluar dari lini produksi pada 8 September 2026. Meski demikian, angka tersebut merupakan total kendaraan yang telah diproduksi, bukan jumlah unit yang sudah diterima konsumen.
Advertisement
Mengutip CarNewsChina, Minggu (13/9/2026), hingga akhir Juli 2026, pengiriman Zeekr 7X secara global telah mendekati 180 ribu unit. Dari jumlah tersebut, lebih dari 136 ribu unit telah dikirim kepada konsumen di China.
Pencapaian tersebut sekaligus memperlihatkan tingginya permintaan terhadap SUV listrik Zeekr di pasar global.
Memasuki kuartal keempat 2026, Zeekr juga bersiap memperkenalkan 7X model tahun 2027. Salah satu pembaruan yang paling menarik adalah hadirnya pilihan baterai baru berkapasitas 85 kWh.
Baterai tersebut menggunakan teknologi Aegis Golden Brick yang dikembangkan oleh Geely. Kapasitas 85 kWh nantinya mengisi celah antara baterai 75 kWh dan 103 kWh yang saat ini tersedia pada Zeekr 7X.
Sebagai gambaran, baterai 75 kWh menawarkan jarak tempuh hingga 620 km berdasarkan standar CLTC. Sementara itu, baterai 103 kWh mampu membawa Zeekr 7X melaju hingga 802 km berdasarkan pengujian yang sama.
Untuk baterai 85 kWh, Zeekr belum mengungkapkan secara resmi jarak tempuh, konsumsi energi, kemampuan pengisian daya, maupun bobot kendaraan.
Namun, berdasarkan perkiraan industri, varian dengan baterai tersebut berpotensi memiliki jarak tempuh hingga sekitar 700 km berdasarkan standar CLTC.
Diklaim Bisa Bertahan hingga 1 Juta Kilometer
Baterai Aegis Golden Brick merupakan teknologi yang dikembangkan Geely dan diproduksi di fasilitas baterai perusahaan di Quzhou.
Teknologi tersebut menggunakan sel berukuran pendek. Geely mengklaim baterai ini memiliki usia pakai hingga 1 juta kilometer dan mampu mencapai 3.500 siklus pengisian.
Kehadiran baterai 85 kWh membuat konsumen memiliki pilihan yang lebih beragam, terutama bagi mereka yang membutuhkan keseimbangan antara kapasitas baterai, jarak tempuh, dan harga kendaraan.
Untuk model tahun 2027, Zeekr tidak melakukan perubahan besar pada desain eksterior 7X.
Pembaruan lebih difokuskan pada pilihan warna eksterior dan interior. Dengan demikian, karakter desain SUV listrik tersebut masih mempertahankan tampilan yang sudah dikenal pada model sebelumnya.
Zeekr juga menyiapkan paket perlengkapan tambahan senilai 18.999 yuan atau sekitar Rp43 jutaan. Paket tersebut mencakup jok belakang dengan pengaturan elektrik, kulkas terintegrasi, serta pelek alloy berukuran 20 inci.
Sementara itu, Zeekr 7X versi China saat ini dibanderol mulai 229.800 yuan atau sekitar Rp500 jutaan jika dikonversikan secara kasar.
Perlu dicatat, harga tersebut merupakan acuan untuk model yang saat ini dipasarkan dan belum tentu sama dengan harga Zeekr 7X model tahun 2027.
Punya Tenaga hingga 785 Hp
Zeekr 7X dibangun menggunakan Sustainable Experience Architecture (SEA) milik Geely. SUV listrik ini tersedia dalam pilihan penggerak satu motor maupun all-wheel drive (AWD).
Pada varian bermotor tunggal, Zeekr 7X menggunakan motor listrik yang ditempatkan di bagian belakang dengan tenaga mencapai 370 kW atau sekitar 496 hp.
Sementara varian AWD memiliki dua motor listrik dengan tenaga total hingga 585 kW atau sekitar 785 hp.
Untuk varian performa tersebut, Zeekr mengklaim akselerasi 0-100 km per jam dapat ditempuh hanya dalam 2,98 detik.
Selain performa, Zeekr 7X juga dibekali sejumlah teknologi modern. SUV listrik ini telah menggunakan arsitektur kelistrikan 900 volt, LiDAR sebagai perlengkapan standar, serta komputer Nvidia Drive Thor-U untuk mendukung sistem bantuan pengemudi.
Kesuksesan Zeekr 7X tidak hanya terjadi di China. Hingga saat ini, SUV listrik tersebut telah dipasarkan di lebih dari 50 negara dan wilayah.
Sejumlah pasar yang menjadi tujuan Zeekr 7X antara lain negara-negara di Eropa, Meksiko, dan Australia.
Di pasar domestiknya, China, Zeekr 7X harus bersaing di segmen SUV listrik murni dengan sejumlah model lain, termasuk Tesla Model Y, Nio Onvo L60, dan XPeng G6.
Dengan produksi yang telah menembus 200 ribu unit serta hadirnya opsi baterai baru 85 kWh, Zeekr 7X berpotensi semakin memperkuat posisi Zeekr di tengah persaingan kendaraan listrik global yang kian ketat.