Liputan6.com, Jakarta - Mengecek status desil dan kepesertaan bantuan sosial (bansos) dapat dilakukan masyarakat secara mandiri. Salah satu cara lewat layanan resmi Kementerian Sosial (Kemensos) memakai handphone (HP). Pengecekan status desil dan kepesertaan bansos dapat dilakukan dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) lewat laman cekbansos.kemensos.go.id.
Adapun desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur berdasarkan variable sosial ekonomi yang mencakup keterangan individu (pekerjaan, pendidikan), keterangan perumahan (kondisi rumah, daya listrik) dan kepemilikan aset. Adapun terdapat 10 desil yang masing-masing berisi 10% keluarga di Indonesia. Desil 1 merupakan keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10% terbawah. Sementara itu, desil 10 merupakan keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10% tertinggi.
Advertisement
Desil itu bersifat dinamis, jika tidak sesuai dapat diperbaru melalui desa, kelurahan dan dinas sosial atau melalui aplikasi cek bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata. Kemudian desil akan dihitung ulang oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara periodic.
Adapun desil dipakai untuk penentuan sasaran bantuan sosial. Desil 1-4, yang merupakan 40% terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuaN sosial PKH dan sembako. Sedangkan desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran-Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Sementara itu, DTSEN merupakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, dan DTSEN ini terdapat 10 kelompok desil.
Ingin cek desil bansos melalui HP? Berikut pengecekan desil melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos, dikutip dari Antara, Selasa, (8/9/2026),yakni:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di HP.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Masukkan kode huruf atau captcha yang tersedia.
- Klik tombol Cari Data.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian data
Usai pencarian berhasil, masyarakat dapat melihat informasi terkait data penerima manfaat, termasuk status bantuan sosial dan kategori desil yang tercatat dalam sistem.
Tips saat Mengecek Densil Bansos
Supaya proses pengecekan desil berjalan lancar, masyarakat disarankan:
- Memastikan NIK yang dimasukkan sesuai dengan KTP
- Menggunakan jaringan internet yang stabil
- Tidak memberikan data resmi pribadi kepada pihak yang tidak resmi
- Melakukan pembaruan data apabila terdapat perubahan kondisi keluarga
Desil bukan hanya berdasarkan jumlah pendapatan, melainkan dihitung menggunakan berbagai indikator sosial ekonomi keluarga. Beberapa aspek yang menjadi penilaian antara lain:
- Kondisi individu seperti pekerjaan dan pendidikan.
- Kondisi tempat tinggal seperti kualitas rumah dan daya listrik.
- Kepemilikan aset keluarga.
- Berbagai data sosial ekonomi lainnya.
Data Desil Bersifat Dinamis
Kemensos menuturkan, data desil bersifat dinamis sehingga dapat berubah sesuai dengan kondisi terbaru keluarga. Jika data yang tercatat tidak sesuai, masyarakat dapat melakukan pembaruan melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun layanan pembaruan data yang tersedia.
Kelompok desil yang berpotensi mendapat bansos
Berdasarkan informasi dalam layanan Cek Bansos Kemensos, kelompok desil 1 hingga desil 4 atau 40 persen keluarga terbawah menjadi kelompok prioritas yang dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.
Sementara desil 5 dapat menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, masuk dalam kategori desil tertentu tidak secara otomatis menjamin seseorang menerima bantuan sosial. Penetapan penerima tetap mengikuti mekanisme verifikasi dan kebijakan pemerintah berdasarkan data yang tersedia.