Perusahaan Kripto Desak SEC Mengizinkan Pengajuan Rancangan Produk Rahasia

Sejumlah perusahaan kripto berlainan pendapat mengenai proses pengajuan produk ETP kripto.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 06 September 2026, 18:00 WIB
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta - Grayscale termasuk di antara perusahaan kripto yang meminta Komisi Sekuritas dan Bursa (Securities Exchange Commission/SEC) Amerika Serikat (AS) untuk mengizinkan draf pendaftaran yang bersifat rahasia bagi usulan produk yang diperdagangkan di bursa (exchange-traded products atau ETP) sebelum diajukan secara publik. Sementara regulator tersebut mempertimbangkan perubahan dalam penanganannya terhadap ETF yang bersifat "baru" atau inovatif.

Manajer aset kripto tersebut menyatakan proses rahasia yang bersifat opsional dapat mengurangi insentif bagi sponsor pesaing untuk mengajukan dokumen yang meniru atau menduplikasi pengajuan yang sudah ada.

Mereka juga menginginkan staf SEC berkomitmen untuk memberikan tanggapan dalam waktu 45 hari. 21Shares mengajukan permintaan serupa, dengan menyoroti kecepatan pesaing dalam menyalin dokumen pengajuan publik. SEC sebelumnya sempat mempertanyakan apakah kecerdasan buatan (AI) turut berperan dalam pengajuan sejumlah aplikasi ETF inovatif secara bertubi-tubi yang isinya "sebagian besar identik.

A16z juga menginginkan SEC memperpendek proses peninjauannya. Mereka berargumen pengajuan kini dilakukan secara elektronik, pengungkapan informasi sebagian besar menggunakan format standar (template), dan banyak pertanyaan serupa muncul di berbagai produk.

Selain itu, pergerakan pasar berlangsung dalam rentang waktu yang lebih singkat dibandingkan periode peninjauan yang berlaku saat ini. Namun, a16z menambahkan, proses yang lebih cepat tidak boleh berarti "peninjauan yang lebih longgar."

 

Ada Penolakan

Harga kripto. (Ilustrasi by AI)

Jane Street dan Schwab menyampaikan kekhawatiran Sebaliknya, Jane Street menyatakan, tekanan untuk segera meluncurkan ETF ke pasar dapat mengakibatkan proses pendaftaran yang terburu-buru dan menyisakan sedikit waktu bagi sponsor untuk mendapatkan masukan dari market makermengenai struktur dan likuiditas dana.

Mereka juga mengusulkan kewajiban bagi ETF untuk diluncurkan dengan setidaknya dua partisipan resmi (authorized participants), yaitu perusahaan yang memfasilitasi penciptaan dan penebusan unit saham ETF.

Sementara itu, Charles Schwab menolak gagasan untuk menjadikan proses pengajuan sepenuhnya bersifat rahasia. Schwab menyatakan, jika SEC mengadakan diskusi tertutup dengan sponsor, dokumen pengajuan tersebut harus dibuka untuk publik setidaknya 75 hari sebelum dana tersebut mulai beroperasi secara resmi.

Perusahaan kripto lainnya memanfaatkan proses peninjauan SEC ini untuk meminta perubahan di luar aspek jadwal pengajuan dan kerahasiaan.

 

Permintaan Perusahaan Kripto Lainnya

Aset kripto Bitcoin, Altcoin, hingga Meme Coin. (Ilustrasi By AI)

Multicoin Capital menginginkan agar token bukti staking (staking receipt tokens) yang mewakili aset kripto yang telah di-stake untuk memperoleh imbalan, diizinkan dalam ETP kripto spot, bahkan berpotensi mencakup sebagian besar dari kepemilikan aset digital produk tersebut.

Dalam tanggapan bersama dengan Multicoin, Jito Labs, Jito Foundation, dan Solana Policy Institute juga meminta SEC untuk menetapkan aturan yang mengizinkan penggunaan token bukti staking dalam produk kripto spot.

Dari sudut pandang bursa, NYSE meminta adanya jadwal yang lebih dapat diprediksi terkait masuknya produk-produk baru ke bursa. Pihak bursa menyatakan bahwa saat ini staf SEC dapat meminta bursa untuk menunda pencatatan produk sembari meninjau suatu masalah tanpa memberikan batas waktu yang pasti, bahkan ketika bursa lain mungkin masih bisa melanjutkan proses tersebut.

Batas waktu penyampaian tanggapan atas permintaan SEC itu adalah 31 Agustus, meskipun regulator tersebut terus memublikasikan tanggapan yang masuk setelah tenggat waktu berlalu. SEC belum menetapkan jadwal untuk langkah selanjutnya.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya