IdeaFest 2026 Resmi Digelar, Hadirkan 500+ Pembicara dalam 160+ Sesi IdeaTalks

IdeaFest 2026 digelar di Jakarta selama tiga hari dengan tema Rehumanize, mengajak masyarakat kembali memaknai peran manusia di era AI.

oleh Febi Anindya KiranaDiterbitkan 04 September 2026, 23:20 WIB
IdeaFest 2026 (KapanLagi.com)

Liputan6.com, Jakarta - Festival kreatif Ideafest kembali hadir di tahun ini dengan tema baru, 'Rehumanize'. Festival digelar selama 3 hari di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, mulai hari ini, Jumat (4/9) hingga Minggu, (6/9/2026).

Ideafest 2026 Rehumanize menghadirkan ratusan tenant dari berbagai kategori seperti Food and Beverage (FnB), fashion, beauty, accessories, hingga tenant preloved item. Sebagai agenda utamanya, Ideafest mengundang hingga 500+ pembicara dari berbagai bidang yang dibagi menjadi 160+ sesi Ideatalks (talkshow) selama 3 hari tersebut.


Lahirnya Tema 'Rehumanize'

Ben Soebiakto, Co-Chair IdeaFest 2026, menjadi pembicara dalam pembukaan IdeaFest 2026 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat (4/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ben menyampaikan pentingnya peran manusia di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). IdeaFest 2026 mengusung tema “ReHumanize” dan berlangsung pada 4-6 September 2026 dengan menghadirkan lebih dari 200 pembicara dari berbagai industri. (KLY/Budy Santoso)

Rehumanize lahir dari refleksi mendalam mengenai hubungan manusia dengan teknologi di era modern saat ini. Co-choir Ideafest, Ben Soebiakto mengungkapkan pemilihan tema rehumanize didasari oleh pergeseran kebiasaan dan cara kerja generasi terbaru, terutama Gen-Z yang hidup berdampingan dengan teknologi. Generasi Z dikenal mahir menggunakan AI dan menjadikan AI sebagai tim kerja mereka.

"Dan bisa dibilang, twenties ini memang cara kerja kita bekerjanya di kantor udah sangat berubah gitu ya. Dan mereka sangat AI, mereka udah buka social medi, jadi cara mereka berinteraksi itu, eh timnya mereka adalah AI gitu," ungkap Ben.

Namun, menurutnya, ketergantungan pada teknologi tersebut memunculkan fenomena social awkward dan kesenjangan generasi di dunia kerja. Yang mana generasi yang lebih tua akan memiliki tantangan tersendiri dalam bersaing dengan kemampuan teknologi yang dimanfaatkan generasi muda.

Maka dari itu, tema Rehumanize mengajak masyarakat untuk kembali melihat jati diri manusia sebagai manusia yang bijak mengelola dan menggunakan teknologi masa kini.

"Makanya kita bilang, ayo kita jeda sejenak, kita duduk di Ideafest kembali untuk melihat bagaimana core identity-nya kita sebagai human, kita harus pintar untuk mengelola tim dan juga bagaimana kita juga menggunakan teknologi dengan bijak gitu ya," tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya