Liputan6.com, Jakarta - Eyeliner merupakan salah satu produk makeup yang dapat mengubah tampilan mata dalam sekejap. Sapuan garis yang tepat tidak hanya membantu mendefinisikan bentuk mata, tapi juga bisa memberikan kesan berbeda pada keseluruhan riasan, mulai dari tampilan yang lebih tegas hingga terlihat lebih segar dan terbuka.
Meski begitu, mengaplikasikan eyeliner bukan perkara mudah bagi semua orang. Berbagai tutorial yang diikuti belum tentu menghasilkan garis yang sesuai. Alih-alih membuat mata terlihat lebih menarik, eyeliner terkadang justru tampak terlalu tajam, berantakan, atau kurang menyatu dengan makeup.
Advertisement
Salah satu hal yang kerap luput diperhatikan adalah bentuk mata. Setiap orang memiliki karakter mata yang berbeda, sehingga teknik dan bentuk eyeliner yang terlihat sempurna pada satu orang belum tentu memberikan hasil serupa pada orang lain.
Mengenali bentuk mata dapat membantu menentukan gaya eyeliner yang mampu menonjolkan fitur wajah secara lebih optimal. Selain bentuk mata, ketebalan garis dan arah ujung eyeliner juga dapat memengaruhi hasil akhir.
Garis yang terlalu tebal, misalnya, berpotensi membuat area kelopak terlihat lebih berat. Sebaliknya, garis yang lebih tipis dan mengikuti kontur alami mata dapat menciptakan tampilan yang lebih seimbang.
Namun, tidak ada aturan mutlak dalam makeup. Melansir Cosmopolitan, Jumat (4/9/2026), pilihan eyeliner tetap dapat disesuaikan dengan hasil akhir yang diinginkan.
Anda bisa memilih garis yang membuat kelopak tampak lebih terdefinisi, menciptakan efek mata yang lebih tajam, atau memberikan kesan wajah yang lebih cerah dan segar. Berikut beberapa inspirasi bentuk eyeliner yang dapat disesuaikan dengan karakter mata Anda.
Bentuk Mata Berdasarkan Siluet
Bentuk mata dari siluetnya dapat menjadi salah satu cara paling mudah untuk menentukan gaya eyeliner. Pada almond eyes, misalnya, bentuk mata terlihat memanjang dengan bagian ujung yang cenderung meruncing.
Karena bentuknya relatif simetris, pemilik almond eyes memiliki cukup banyak kebebasan dalam bereksperimen dengan eyeliner. Salah satu cara paling sederhana adalah mengikuti garis alami mata, kemudian memberikan sedikit penekanan pada sepertiga bagian luar agar bentuk mata terlihat semakin terdefinisi.
Sementara itu, round eyes memiliki kesan lebih terbuka dan bulat, dengan bagian putih mata yang biasanya lebih terlihat. Jika ingin menciptakan ilusi mata yang lebih panjang, arahkan eyeliner ke bagian luar.
Buat wing kecil di sudut luar, kemudian padukan ujungnya secara perlahan ke arah pelipis untuk menghasilkan efek yang lebih lembut dan memanjang.
Bentuk Mata Berdasarkan Kelopak
Bentuk kelopak mata juga dapat menentukan seberapa jelas eyeliner akan terlihat setelah mata terbuka. Pada monolids, lipatan kelopak mata tidak terlihat secara jelas sehingga garis eyeliner yang terlalu tipis berisiko "menghilang" ketika mata dibuka.
Untuk mengatasinya, mulai dengan garis tipis dari sudut dalam, kemudian secara bertahap buat garis lebih tebal menuju sudut luar. Teknik ini membuat eyeliner tetap terlihat tanpa memenuhi seluruh area kelopak.
Berbeda dengan hooded eyes, yang memiliki lipatan kelopak dan ruang kelopak yang lebih terbatas. Garis eyeliner sebaiknya dibuat lebih tegas di bagian luar dan tetap dekat dengan garis bulu mata.
Jika ingin menciptakan gaya cat-eye, buat ujung wing sedikit lebih tebal sebelum mengisinya. Dengan begitu, bentuk wing tetap terbaca ketika mata dalam keadaan terbuka.
Bentuk Mata Berdasarkan Arah dan Jarak
Selain bentuk kelopak, arah dan jarak antar mata juga dapat menjadi pertimbangan saat memilih gaya eyeliner. Pada downturned eyes, cat-eye tipis yang diarahkan ke pelipis dapat menciptakan efek mata lebih terangkat. Hindari wing terlalu panjang agar fokus tetap berada di bagian atas mata.
Untuk wide-set eyes, aplikasikan eyeliner pada sudut dalam mata untuk menciptakan kesan jarak yang lebih seimbang. Sebaliknya, close-set eyes dapat dibuat tampak lebih terbuka dengan memulai garis dari bagian tengah mata ke arah luar. Tambahan eyeshadow shimmer di sudut dalam juga bisa membantu.
Sementara itu, pada asymmetrical eyes, ketebalan eyeliner dapat disesuaikan untuk membuat kedua mata terlihat lebih seimbang. Pada akhirnya, tidak ada aturan mutlak dalam memilih gaya eyeliner. Kenali karakter mata, sesuaikan teknik, lalu bereksperimen untuk menemukan tampilan yang paling membuat Anda percaya diri.