Liputan6.com, Jakarta - Aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, mengungkap isi pertemuannya dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi. Pertemuan itu digelar di Lembur Pakuan, Subang, pada Selasa (1/9/2026).
Botok mengatakan, pertemuan dengan Dedi Mulyadi berlangsung sekitar 30 menit. Salah satu yang dibahas yakni komitmen bersama mengawal Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Advertisement
"Kami menyampaikan kita kawal sama-sama isi draf RUU Perampasan Aset," kata Botok kepada Liputan6.com, Rabu (2/9/2026).
Menurut Botok, Dedi Mulyadi mengapresiasi langkah AMPB yang selama ini memperjuangkan RUU Perampasan Aset. Dedi juga menitipkan pesan agar para aktivis tetap fokus pada perjuangan mereka dan tidak terpengaruh isu yang menyudutkan AMPB.
"Pesannya tidak usah menanggapi isu-isu yang memojokkan AMPB. Tetap semangat lanjutkan perjuangan," ujarnya.
Berawal dari Undangan Dedi Mulyadi
Botok mengatakan, pertemuan tersebut berawal dari undangan Dedi Mulyadi yang disampaikan melalui sekretaris pribadinya.
"Saya dihubungi sekretaris pribadi Kang Dedi Mulyadi (KDM). Menyampaikan kalau bapak KDM ingin bertemu teman-teman AMPB," kata Botok.
Botok mengaku langsung menyatakan kesiapannya memenuhi undangan tersebut. Sekretaris pribadi Dedi kemudian mengirimkan dua mobil elf ke Pati untuk menjemput Botok dan sejumlah anggota AMPB.
"Selasa pagi kemarin elf sudah stay di rumah saya jam 6 pagi," ujarnya.
Botok dan rombongan kemudian berangkat menuju Subang sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka tiba di Lembur Pakuan sekitar pukul 16.00 WIB.
"Pertemuan sama KDM kemarin sore," sambungnya.
Teriakkan Yel-Yel Pati
Momen pertemuan Dedi Mulyadi dengan Botok dan sejumlah aktivis AMPB kemudian dibagikan melalui media sosial.
Video tersebut awalnya diunggah oleh salah satu aktivis AMPB melalui akun Instagram @osa_jpg. Beberapa jam kemudian, video itu direpost Dedi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71.
Dalam video tersebut, Dedi tampak mengenakan pakaian serba putih lengkap dengan ikat kepala khasnya. Dia duduk menghadap kamera, sementara Botok dan sejumlah aktivis AMPB berdiri di belakangnya.
Suasana semakin ramai ketika Dedi bersama Botok cs meneriakkan yel-yel khas Pati.
"Pati," teriak Dedi sambil mengepalkan tangan.
"Ora Sepele," sahut Botok cs.