Liputan6.com, Jakarta - Raksasa furnitur asal Swedia, IKEA beri diskon ratusan produk di berbagai negara Eropa demi menarik kembali konsumen di tengah tekanan biaya hidup yang meningkat.
Pendapatan IKEA dua tahun terakhir terus menurun seiring meningkatnya biaya hidup, karena masyarakat menjadi tidak rela merogoh kantong demi membeli furnitur baru maupun renovasi rumah, dikutip dari BBC, Rabu (2/9/2026).
Advertisement
Perusahaan tersebut menggelontorkan 1,2 miliar euro atau Rp 24,6 triliun (asumsi kurs euro terhadap rupiah 20.540) dari potongan harga sejumlah produk, termasuk rak buku Billy dan unit penyimpanan Kallax. Bahkan, beberapa produk diskon hingga 28%.
IKEA mengatakan bisa memasang diskon berkat penghematan di berbagai tahap rantai pasok, termasuk melalui pengurangan biaya kemasan. Meski demikian, perusahaan mengakui kebijakan ini berpotensi menekan keuntungan.
Ingka, perusahaan waralaba yang mengoperasikan sebagian besar gerai IKEA di Eropa, menegaskan kebijakan tersebut bukan kegiatan atau kampanye sementara.
"Ini merupakan upaya agar IKEA lebih terjangkau ketika masyarakat paling membutuhkannya, meskipun kami harus menerima margin keuntungan yang lebih rendah," ujar CEO Ingka, Juvencio Maeztu.
"Biaya hidup terus meningkat dan keadaan semakin sulit bagi banyak orang," ujar dia.
"Bagi banyak orang, rumah mereka hanyalah kamar tidur di rumah yang dibagi (untuk ditinggali bersama orang lain). Maka dari itu, penting untuk menyediakan solusi penyimpanan dan penataan yang lebih baik," ia menambahkan.
Beberapa tahun belakangan, IKEA sempat menurunkan harga produknya hingga pendapatan dan laba perusahaan dalam laporan keuangan terbarunya turun.
IKEA Buka Gerai Kecil untuk Tarik Konsumen
Sementara itu, jumlah diskon terbaru ini berbeda-beda di setiap negara. Di Inggris, harga rak Kallax turun dari £60 menjadi 49 poundsterling atau dari Rp 1.436.076 menjadi Rp 1.172.795 (asumsi kurs poundsterling terhadap rupiah 23.940), sementara harga rak buku Billy dipotong 10 poundsterling menjadi 25 poundsterling atau Rp 239,346 menjadi Rp 598,365.
Selain diskon, IKEA juga berusaha menarik konsumen baru dengan membuka gerai-gerai kecil di kawasan pusat kota, seperti di Oxford Street, London, dan Churchill Square, Brighton.
Pada 2024, IKEA pernah meluncurkan platform jual-beli daring untuk barang bekasnya, bersaing dengan eBay dan Facebook Marketplace.
Meski sempat mengalami sedikit peningkatan, tingkat kepercayaan konsumen Eropa saat ini berada pada titik terendah tiga tahun ini. Menurut data Uni Eropa, kondisi tersebut dipengaruhi kekhawatiran terhadap inflasi dan meningkatnya biaya hidup.
IKEA Operasikan 500 Gerai
Sementara itu, konsumen Inggris mulai optimistis terhadap kondisi ekonomi dan keuangan pribadi mereka pasca gencatan senjata di Timur Tengah. Namun, para analis memperingatkan untuk tetap waspada ke depan akan kemungkinan inflasi dan biaya hidup yang naik, yang dapat menekan kepercayaan konsumen.
Kini, IKEA tengah mengoperasikan lebih dari 500 gerai di seluruh dunia secara waralaba. Produk-produknya yang minimalis dan perlu dirakit mandiri telah banyak ditemukan di rumah-rumah Eropa.
Meski begitu, IKEA juga mendapatkan kritik dari kelompok pemerhati lingkungan karena dianggap mendorong budaya penggunaan furnitur sekali pakai sehingga menghasilkan limbah kemasan berlebih.