Elpiji 3 Kg Langka di Banyuwangi

Warga mengaku kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg selama dua hari terakhir.

oleh Hermawan ArifiantoDiterbitkan 01 September 2026, 05:33 WIB
Akibat Distribusi Tersendat. Gas Elpiji 3 kg Langka di Banyuwangi

Liputan6.com, Jakarta - Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) terjadi di sejumlah wilayah Banyuwangi dalam beberapa hari terakhir. Pasokan di sejumlah pangkalan dan subpangkalan di kawasan perkotaan menipis, sehingga warga dan pelaku usaha mikro kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut.

Nina Nurdiyana, warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, mengaku kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg selama dua hari terakhir. Ia bahkan harus mendatangi sejumlah pangkalan dan pengecer untuk mencari tabung melon.

“Stok kosong semua. Saya keliling beberapa pangkalan dan pengecer, tapi tidak ada yang punya stok,” ujar Nina, Selasa (1/9/2026).

Kelangkaan tersebut juga dirasakan pengecer atau subpangkalan elpiji 3 kg. Nur Sholihin mengatakan pasokan dari pangkalan sempat terhenti selama beberapa hari sehingga stok di tempatnya kosong.

“Mulai beberapa hari ini tidak ada pengiriman dari pangkalan, katanya stok kosong, tapi hari ini mulai ada pengiriman meski terbatas,” ujar Nur.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi membenarkan adanya gangguan pasokan elpiji 3 kg tersebut. Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumpdag) Banyuwangi Heni Sugiharti mengatakan kelangkaan dipicu kendala teknis dalam proses pengisian tangki dan rantai distribusi menuju Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) setempat.

“Masalah teknis ini memicu efek domino yang memangkas drastis jatah pengiriman ke tingkat pangkalan,” kata Heni.

 

Akibat Distribusi Tersendat. Gas Elpiji 3 kg Langka di Banyuwangi

Respons Pertamina

Untuk mengatasi kekurangan pasokan, Pertamina mendatangkan elpiji dari luar daerah. Heni mengatakan terdapat delapan tangki yang didatangkan langsung dari Gresik pada Selasa.

“Informasi dari Pertamina hari ini, ada delapan tangki yang didatangkan langsung dari Gresik. Masing-masing tangki berkapasitas 15 ribu kg untuk mengisi sekitar 3.920 tabung elpiji 3 kg,” terang Heni.

Meski tambahan pasokan telah didatangkan, Heni mengakui jumlah tersebut belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat Banyuwangi yang meningkat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya