Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran Isuzu N-Series EV di Filipina diprediksi semakin dekat. Truk listrik tersebut telah tercatat dalam basis data Departemen Energi (Department of Energy/DOE) Filipina, menjadi sinyal kuat bahwa Isuzu Philippines Corporation (IPC) tengah mempersiapkan peluncuran versi produksinya.
Mengutip laman AutoIndustriya, Selasa (1/9/2026), Isuzu N-Series EV sebelumnya telah diperkenalkan dalam bentuk konsep di ajang Philippine International Motor Show (PIMS). Kini, kendaraan komersial ringan bertenaga listrik itu menunjukkan peningkatan spesifikasi yang cukup signifikan dibandingkan versi purwarupanya.
Advertisement
Berdasarkan dokumen DOE Filipina, Isuzu N-Series EV terbaru dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) produksi CATL dengan kapasitas mencapai 100 kWh.
Kapasitas tersebut meningkat drastis dibandingkan versi konsep yang sebelumnya menggunakan baterai 40 kWh. Dengan kapasitas baterai yang lebih besar, truk listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 299 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Untuk menunjang kebutuhan operasional bisnis yang membutuhkan waktu pengisian relatif singkat, Isuzu juga membekali kendaraan ini dengan port pengisian cepat DC CCS2.
Tidak hanya kapasitas baterai yang meningkat, sektor performa Isuzu N-Series EV juga mendapatkan peningkatan signifikan.
Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga maksimum hingga 227 PS dengan torsi puncak mencapai 420 Nm. Besaran tenaga tersebut membuat N-Series EV memiliki kemampuan yang cukup untuk mendukung aktivitas distribusi dan logistik di kawasan perkotaan.
Truk listrik ini memiliki konfigurasi kabin yang mampu menampung tiga penumpang. Sementara itu, format cab & chassis memberikan fleksibilitas bagi konsumen untuk menentukan bentuk karoseri sesuai kebutuhan operasional.
Dimensi Isuzu N-Series EV
Dari sisi ukuran, Isuzu N-Series EV memiliki panjang mencapai 5.820 mm dengan jarak sumbu roda 3.360 mm.
Kendaraan komersial ringan tersebut memiliki bobot kotor kendaraan atau gross vehicle weight (GVW) sebesar 4.495 kg.
Konfigurasi cab & chassis yang digunakan memungkinkan kendaraan diubah menjadi berbagai jenis kendaraan pengangkut kargo. Fleksibilitas ini menjadi salah satu faktor penting bagi kendaraan komersial yang ditujukan untuk kebutuhan logistik.
Masuknya Isuzu N-Series EV ke dalam daftar resmi DOE Filipina menjadi sinyal penting bagi perkembangan kendaraan komersial listrik di negara tersebut.
Kendaraan tanpa emisi seperti N-Series EV berpotensi menjadi solusi bagi perusahaan logistik yang ingin mengurangi emisi karbon sekaligus mempertahankan kapasitas operasional armada.
Bagi Isuzu, langkah ini juga memperkuat strategi elektrifikasi di segmen kendaraan komersial ringan. Peningkatan kapasitas baterai dari 40 kWh menjadi 100 kWh menunjukkan bahwa versi produksi N-Series EV telah mengalami pengembangan cukup signifikan dibandingkan konsep yang diperkenalkan sebelumnya.
Dengan jarak tempuh hingga 299 km, tenaga 227 PS, torsi 420 Nm, serta dukungan pengisian cepat DC CCS2, Isuzu N-Series EV diproyeksikan menjadi salah satu kendaraan komersial listrik yang menarik untuk kebutuhan distribusi dan logistik perkotaan di Filipina.