Komdigi Resmikan 10 Hub Garuda Spark dari Jakarta hingga Papua

Komdigi memperluas jangkauan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) melalui peluncuran serentak 10 Hub di berbagai daerah di Indonesia.

oleh IskandarDiterbitkan 28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Peresmian Garuda Spark Innovation Hub. Credit: Komdigi

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memperluas jangkauan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) melalui peluncuran serentak 10 Hub di berbagai daerah di Indonesia.

Langkah ini diambil untuk mengikis ketimpangan akses teknologi, investasi, dan pasar yang selama ini berpusat di kota-kota besar.

Jejaring GSIH kini membentang di 10 titik strategis: Jakarta, Batam, Medan, Bandung, Malang, Makassar, Papua, Yogyakarta, Aceh, dan Surabaya. Inisiatif ini merupakan fase lanjutan dari proyek percontohan yang dimulai pada 2025 di Jakarta, Bandung, dan Medan.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan pentingnya pemerataan dalam pengembangan ekonomi digital nasional. Menurutnya, potensi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia sangat besar, tetapi manfaatnya harus dirasakan hingga ke pelosok daerah.

"Garuda Spark akan terus diperluas hingga mencapai 20 Hub pada 2029 dan 500 Spoke di berbagai kabupaten dan kota. Targetnya bukan sekadar menambah jumlah titik, tetapi memastikan semakin banyak daerah memiliki akses terhadap ekosistem digital dan peluang untuk tumbuh," ujar Meutya, dikutip Jumat (28/8/2026).

Keunikan GSIH terletak pada pendekatan programnya yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Di Jakarta, fokus diarahkan pada kesiapan era baru ekosistem digital.

Bandung menitikberatkan pada pengembangan kompetensi digital marketer muda. Sementara di Medan, program Bikin Paten Bisnis Medan! digulirkan untuk mempertemukan startup langsung dengan pelaku UMKM.

Di kawasan timur, Papua menggelar pelatihan kapasitas AI, hands-on workshop, hingga perintisan mentor lokal. Adapun Aceh berfokus pada penguatan jejaring komunitas melalui Community Meetup. Pendekatan tematik ini juga diterapkan di Batam, Malang, Makassar, dan Yogyakarta.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, memaparkan bahwa hingga kini GSIH telah mengelola 60 Spoke dan menjalankan 178 program. Program ini menjangkau lebih dari 15.700 talenta digital, membina 80 startups, serta melibatkan 80 mitra strategis.

"Startup di dalam ekosistem ini telah menarik investasi langsung senilai Rp 429,5 miliar. Angka ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap kualitas inovator daerah yang kami bina," tutur Edwin.

Sinergi Publik-Swasta dan Jejaring Global

Perluasan GSIH turut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Komdigi dengan sejumlah perusahaan, seperti Sinar Mas Land, Indosat Ooredoo Hutchison, Nongsa Digital Park, dan Ericsson.

Salah satu model kolaborasi konkret adalah peresmian GSIH BSD City melalui skema Private Owned, Government Operated (POGO).

Sinar Mas Land menyediakan infrastruktur fisik, salah satunya terintegrasi dengan Biomedical Campus. Sementara Komdigi mengorkestrasi program dan jejaringnya. GSIH BSD City diproyeksikan menjadi The New Home of Indonesia’s Digital Ecosystem & Global Gateway.

Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, menyambut baik kolaborasi ini. Ia meyakini integrasi infrastruktur swasta dan jaringan pemerintah dapat menaikkan kelas UMKM sekaligus membuka ruang kolaborasi inovator lokal dengan mitra global.

 

Transfer Teknologi dan Keahlian

Dukungan senada disampaikan Presiden Direktur Ericsson Indonesia, Nora Wahby. Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam mentransfer teknologi dan keahlian untuk menghubungkan potensi daerah ke pasar yang lebih luas.

"Kolaborasi lintas sektor ini kunci untuk mengubah potensi lokal menjadi solusi berdampak nyata yang mampu memperkuat daya saing digital Indonesia di tingkat global," kata Nora.

Melalui perluasan ini, Komdigi mengajak seluruh pemangku kepentingan--mulai dari startup, UMKM, akademisi, hingga investor--untuk memanfaatkan jejaring GSIH sebagai ruang kolaborasi menciptakan inovasi digital yang merata di seluruh Indonesia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya