Liputan6.com, Jakarta - Gelandang muda Juventus, Fabio Miretti, dilaporkan semakin dekat untuk bergabung dengan klub Turki, Besiktas, dalam kesepakatan pinjaman yang mencakup opsi pembelian. Nilai opsi ini diperkirakan berkisar antara €10 juta hingga €15 juta, dengan beberapa laporan menyebut angka spesifik €15 juta.
Kesepakatan ini menandai langkah penting bagi kedua klub. Bagi Juventus, ini adalah strategi untuk mengosongkan tempat di skuad, mengurangi beban gaji, dan mendapatkan dana segar yang dapat diinvestasikan kembali. Sementara itu, Besiktas melihat Miretti sebagai investasi jangka panjang yang menjanjikan untuk memperkuat lini tengah mereka.
Advertisement
Negosiasi antara Besiktas dan Juventus telah berjalan intensif selama beberapa minggu terakhir, dan kini kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan verbal. Dokumen-dokumen final sedang dipersiapkan, dan diharapkan Miretti akan terbang ke Turki pada hari Rabu (26 Agustus 2026) atau dalam beberapa jam ke depan.
Di sana, ia akan menjalani pemeriksaan medis yang ketat sebelum menuntaskan penandatanganan kontraknya. Proses ini menunjukkan urgensi dan keinginan kuat dari Besiktas untuk segera mengamankan jasa sang gelandang.
Kepergian Miretti dari Turin juga memiliki implikasi besar bagi kebijakan transfer Juventus. Disebut-sebut sebagai prasyarat penting, penjualan atau peminjaman Miretti akan membuka jalan bagi Juventus untuk merampungkan transfer gelandang Pantai Gading, Franck Kessie.
Kessie, yang telah lama menjadi target Bianconeri, telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan klub Turin tersebut, dan kedatangan Miretti di Besiktas akan memberikan ruang finansial dan skuad yang dibutuhkan untuk mengakomodasi Kessie.
Pencarian Waktu Bermain dan Minat Pelatih
Keputusan Fabio Miretti untuk mencari klub baru didorong oleh keinginannya yang kuat untuk mendapatkan waktu bermain reguler di tim utama. Di Juventus, meskipun dianggap sebagai talenta menjanjikan, ia hanya menjadi "pemain pelengkap" selama musim 2025/26, dengan menit bermain yang terbatas di bawah pelatih Massimiliano Allegri. Besiktas menawarkan panggung yang lebih besar dan peran yang lebih sentral, sesuatu yang sangat dibutuhkan Miretti untuk mengembangkan potensinya.
Pelatih Besiktas, Vincenzo Italiano, dilaporkan sangat tertarik dengan kualitas Miretti. Italiano dikenal sebagai pelatih yang gemar mengembangkan pemain muda dan menerapkan gaya bermain menyerang yang membutuhkan gelandang dinamis. Ia bahkan menjadikan Miretti pilihan utama untuk lini tengahnya, melihatnya sebagai komponen kunci dalam skema taktis yang ingin ia bangun di Istanbul. Kepercayaan dari pelatih adalah faktor krusial bagi Miretti dalam membuat keputusan ini.