Elnusa Petrofin Percepat Pemulihan Distribusi BBM Pascagempa NTT

Elnusa Petrofin mempercepat pemulihan distribusi BBM di Reo, NTT, pascagempa M 7,7 dengan mengerahkan personel dan tambahan armada.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 16 Agustus 2026, 18:50 WIB
Elnusa Petrofin mengerahkan personel dan armada untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM di NTT. (Dok Elnusa)

Liputan6.com, Jakarta - PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA), mempercepat pemulihan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Fuel Terminal (FT) Reo, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7. Perusahaan mengerahkan personel tambahan, menyiapkan armada, serta menyesuaikan pola operasional di tengah sejumlah jalur distribusi yang terdampak longsor.

Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo, menegaskan keselamatan personel dan keberlangsungan distribusi energi menjadi fokus utama perusahaan dalam kondisi pascabencana.

“Elnusa Petrofin terus mengerahkan upaya terbaik untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM di wilayah Reo dan sekitarnya. Seluruh langkah kami laksanakan secara terukur dengan tetap menempatkan keamanan dan keselamatan personel sebagai prioritas utama," ujar Putiarsa dikutip Minggu (16/8/2026).

"Kami juga terus menyesuaikan pola operasi dengan kondisi akses di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat dapat kembali terpenuhi secara aman dan optimal,”  tambah dia. 

Dalam kondisi tanggap darurat, Elnusa Petrofin memprioritaskan keamanan seluruh personel sekaligus mendukung normalisasi penyaluran BBM Pertamina kepada masyarakat.

Perusahaan mengoptimalkan kesiapan personel, armada mobil tangki, dan pola operasional agar proses pemulihan distribusi dapat berjalan secara bertahap, terukur, dan aman.

Pemantauan kondisi lapangan serta koordinasi dengan pemangku kepentingan juga terus dilakukan untuk menyesuaikan strategi distribusi dengan perkembangan akses jalan.

 

 

Tambahan Personel

Elnusa Petrofin mengerahkan personel dan armada untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM di NTT. (Dok Elnusa)

Sebagai bagian dari penguatan operasional, Elnusa Petrofin memobilisasi Awak Mobil Tangki (AMT) perbantuan dari sejumlah wilayah operasi di luar NTT. Tambahan personel tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan operasional dan menjaga keberlangsungan distribusi BBM di wilayah terdampak.

Selain personel, perusahaan menyiapkan tambahan armada dari sejumlah lokasi. Elnusa Petrofin juga mengoordinasikan skema alih suplai guna mendukung pemenuhan kebutuhan BBM di Reo dan wilayah sekitarnya.

Namun, pemulihan distribusi masih menghadapi kendala akses. Jalur Ruteng–Reo sudah dapat dilalui kendaraan roda empat, tetapi belum dapat dilewati mobil tangki.

Sementara itu, jalur Trans Marapokot–Danga masih belum dapat dilalui. Adapun jalur Trans Flores Ende–Bajawa telah kembali terbuka dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pergerakan operasional.

Kondisi tersebut membuat perusahaan harus terus menyesuaikan pola distribusi dengan situasi di lapangan.

 

Siapkan Bantuan Logistik

Elnusa Petrofin mengerahkan personel dan armada untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM di NTT. (Dok Elnusa)

Di samping memperkuat operasional, Elnusa Petrofin menyiapkan dukungan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap warga di wilayah terdampak.

Penyaluran bantuan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kondisi akses menuju lokasi terdampak. Dengan demikian, bantuan dapat disalurkan sesuai situasi dan kebutuhan di lapangan.

Elnusa Petrofin juga akan terus memantau perkembangan situasi, termasuk kondisi personel, kesiapan armada, serta akses distribusi BBM.

Perusahaan berkomitmen menjaga koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga, pemerintah daerah, aparat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan operasional sekaligus menjaga keberlangsungan distribusi energi bagi masyarakat NTT di tengah proses pemulihan pascabencana.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya