Wagyu Miyazaki Halal Resmi Masuk Indonesia, Siap Jadi Pilihan Baru Pecinta Daging Premium

Wagyu Miyazaki bersertifikat halal resmi masuk Indonesia dengan target ekspor 20 ton.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Wagyu Miyazaki bersertifikat halal masuk ke pasar Indonesia. (dok. PR)

Liputan6.com, Jakarta - Daging premium Jepang kini memperluas pilihan bagi konsumen Muslim Indonesia. Pemerintah Prefektur Miyazaki resmi membawa Wagyu Miyazaki bersertifikat halal ke pasar Indonesia setelah menyelesaikan persyaratan yang dibutuhkan untuk ekspor.

Langkah tersebut membuka peluang bagi pecinta daging premium untuk menikmati salah satu produk unggulan Jepang dengan standar halal.

"Sejak Februari tahun ini, kami sudah mengantongi sertifikat dan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk memulai ekspor Wagyu Miyazaki ke Indonesia," tutur Wakil Gubernur Prefektur Miyazaki, Toshiro Hinokuma, melalui keterangannya pada Lifestyle Liputan6.com, Rabu, 12 Agustus 2026.

Sertifikasi halal menjadi langkah penting bagi Miyazaki untuk memperluas jangkauan Wagyu ke negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Pemerintah prefektur sebelumnya menghadapi kendala ketika ingin menyalurkan produk dagingnya ke pasar yang menerapkan ketentuan pangan berbasis syariat.

Persiapan untuk memasuki pasar Asia Tenggara mereka lakukan sejak awal tahun dengan memenuhi berbagai persyaratan administratif dan operasional. Pemerintah Prefektur Miyazaki juga menyiapkan sistem rantai pasok yang mengikuti ketentuan negara tujuan.

Saat ini, empat fasilitas pemrosesan di Jepang telah memperoleh pengakuan dari otoritas Indonesia untuk menjalankan proses pemotongan hewan sesuai standar halal. Miyazaki memilih fasilitas pengolahan yang berada di Kota Saito sebagai bagian dari jalur produksi untuk ekspor ke Indonesia.

Fasilitas tersebut menjalankan penyembelihan menggunakan operator berlisensi dan menerapkan prosedur halal.  "Proses produksi dari awal sampai akhir sudah dikerjakan di tempat kami, baru kemudian produk kami ekspor ke Indonesia," jelas Hinokuma.

 

Pengiriman Perdana

Wagyu Miyazaki bersertifikat halal masuk ke pasar Indonesia. (dok. PR)

Miyazaki menargetkan pengiriman perdana sebanyak 20 ton pada periode fiskal saat ini. Pemerintah prefektur juga membuka peluang untuk meningkatkan kapasitas ekspor secara bertahap seiring perkembangan pasar.

Target tersebut menjadi langkah awal untuk menguji respons konsumen sekaligus membangun jalur distribusi yang berkelanjutan. Strategi pemasaran awal menyasar sektor hotel dan restoran, serta jaringan ritel.

Pemerintah Prefektur Miyazaki telah menggandeng sejumlah restoran di Jakarta sebagai mitra operasional untuk memperkenalkan Wagyu Miyazaki pada konsumen. Kolaborasi dengan pelaku usaha lokal juga menjadi bagian penting dalam membangun jaringan perdagangan jangka panjang.

Restoran dapat memanfaatkan produk tersebut sebagai pilihan bahan premium untuk berbagai sajian berbasis daging, sementara konsumen memperoleh alternatif baru dalam menikmati produk wagyu Jepang yang telah memenuhi ketentuan halal.

 

Pintu Menuju Pasar Global

Ilustrasi wagyu (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)

Pemerintah Miyazaki melihat Indonesia sebagai pasar strategis karena memiliki populasi Muslim yang besar. Pengalaman dari proses masuk ke Indonesia akan menjadi bekal bagi prefektur untuk mengembangkan distribusi ke negara lain yang memiliki persyaratan halal serupa.

Ekspansi ini juga menjadi bagian dari upaya Miyazaki memperluas kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah. Pemerintah setempat berharap keberhasilan jalur perdagangan Indonesia dapat membuka akses yang lebih luas bagi produk pertanian Jepang di pasar internasional.

"Sampai sekarang, ekspor Wagyu Miyazaki ke berbagai negara Islam masih belum bisa kami lakukan. Maka dari itu, kami berharap supaya orang-orang di negara-negara Islam juga bisa merasakan daging Wagyu Miyazaki," pungkas Hinokuma.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya