Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa menyasar kementerian tertentu tak terkecuali Kementerian Sosial (Kemensos). Hoaks ini beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:
Advertisement
1. Cek Fakta: Hoaks Prabowo - Kemensos Hapus Bansos dan Anggaran Dialihkan ke MBG
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim unggahan yang menyebutkan Presiden Prabowo Subianto bersama Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menghapus Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) alias bansos.
Selain itu, resmi menghapus Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Indonesia Pintar dan anggarannya akan dialihkan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG). Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 11 Juli 2026.
Berikut isi unggahannya:
"PRESIDEN PRABOWO BERSAMA KEMENSOS RESMI HAPUS BLT-PKH-BNPT-BPJS-KIP-PIP-PIP ANGGARANNYA AKAN DIALIHKAN UNTUK MBG"
Lalu benarkah klaim unggahan yang menyebutkan Presiden Prabowo bersama Kemensos resmi menghapus bansos dan anggarannya akan dialihkan untuk MBG? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Situs Resmi Kemensos Cek BLT Periode Oktober 2025-Januari 2026
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link situs resmi Kemensos cek BLT periode Oktober 2025-Januari 2026, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 29 November 2025.
Klaim link Kemensos untuk cek BLT periode Oktober 2025-Januari 2026 berupa poster bertuliskan sebagai berikut.
"DIGITALISASI BANSOS MULAI OKTOBER 2025 SAMPAI JANUARI 2026
BLT RP 900RB SIAP MASUK KANTONG
CEK NAMA ANDA DENGAN CARA KLIK DAFTAR"
Poster tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Penerima BLT dapat melakukan cek BLT Rp 900 ribu 2025 secara online melalui situs resmi Kemensos di bawah ini."
Lalu benarkah klaim link situs resmi Kemensos cek BLT periode Oktober 2025-Januari 2026? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Hoaks Tabel Sistem Desil Terbaru dari Kemensos
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang diklaim sebagai tabel sistem desil terbaru dari Kementerian Sosial (Kemensos). Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 12 Agustus 2026.
Dalam postingannya terdapat tabel yang berisi klasifikasi kesejahteraan berdasar kelompok desil, kategori ekonomi, estimasi pengeluaran, profil kepemilikan aset dan status bantuan sosial.
Di dalam tabel kelompok desil satu disebut sebagai keluarga yang punya penghasilan atau pengeluaran kurang dari Rp 480 ribu. Sementara desil 10 disebut sebagai keluarga dengan penghasilan atau pengeluaran lebih dari Rp 12 juta.
Akun itu menambahkan narasi "Kok desil saya naik, ? Cek tabel ini ya gays"
Lalu benarkah postingan yang diklaim sebagai tabel sistem desil terbaru dari Kementerian Sosial (Kemensos)? Simak dalam artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.