Liputan6.com, Jakarta - PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi memperkenalkan Toyota bZ4X Touring di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Model kendaraan listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) ini menjadi produk terbaru yang melengkapi lini kendaraan elektrifikasi Toyota di Indonesia.
Kehadiran bZ4X Touring membawa konsep yang berbeda dibandingkan kendaraan listrik yang selama ini lebih banyak menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan. Toyota menawarkan model ini sebagai pilihan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik dengan karakter lebih berjiwa petualang.
Advertisement
Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Bansar Maduma, mengatakan bZ4X Touring dihadirkan untuk memberikan pilihan yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia dalam menggunakan kendaraan listrik.
"Kami harapkan ini (bZ4X Touring) bisa menjadi alternatif atau pilihan yang lebih luas untuk masyarakat Indonesia, terhadap teknologi BEV, bukan hanya yang ingin mengendarai di perkotaan, namun juga yang mempunyai jiwa adventure," ujar Bansar di arena GIIAS 2026.
Menurutnya, konsep tersebut menjadi salah satu pembeda bZ4X Touring dibandingkan kendaraan listrik dari sejumlah merek lain. Toyota ingin menjangkau konsumen dengan kebutuhan dan gaya berkendara yang beragam.
"Saya rasa ini masih jarang dipunyai oleh BEV di brand-brand lain. Karena itu untuk memperluas choices buat customer, pilihan buat customer. Karena kami yakin sesuai dengan multi impactful strategy, setiap orang mempunyai kebutuhan yang masing-masing," tuturnya.
Bansar mengungkapkan, kehadiran bZ4X Touring mendapat respons positif dari pengunjung GIIAS 2026. Meski demikian, Toyota tidak menjadikan pameran otomotif tahunan tersebut sebagai ajang untuk mengejar target penjualan.
"Sejauh ini penerimaannya cukup baik. Tapi saya tidak bisa sebutkan (angkanya), karena kami tidak mengejar penjualan event GIIAS ini," kata Bansar.
Ia menjelaskan, fokus Toyota di GIIAS 2026 adalah memperkenalkan produk dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai teknologi serta jajaran kendaraan terbaru yang ditawarkan.
"Tapi, sekadar informasi, bZ4X Touring ini sudah ada yang SPK. Jadi cukup menarik buat, terutama masyarakat di Indonesia terhadap konsep dari bZ4X Touring," ujarnya.
Kehadiran bZ4X Touring sekaligus memperkuat strategi Toyota dalam memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar Indonesia. Pada GIIAS 2026, Toyota membawa total 15 model elektrifikasi, termasuk All New Hilux BEV dan New Land Cruiser HEV.
Penjualan Mobil Elektrifikasi Toyota Meningkat
Direktur Marketing PT TAM Hiroyuki Oide mengatakan, perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, kondisi tersebut mendorong Toyota untuk terus menghadirkan berbagai pilihan teknologi elektrifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
"Bagaimana teknologi benar-benar cocok digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Selama 55 tahun kami terus belajar dan mendapat masukan mengenai tren elektrifikasi. Kalau kita lihat, elektrifikasi di Indonesia meningkat signifikan. Dari 2,69 persen atau 20.694 unit, tahun ini naik menjadi 26,8 persen atau 117.074 unit," ujar pria yang akrab disapa Heru.
Saat ini, Toyota bersama Lexus telah memiliki 29 model kendaraan elektrifikasi yang mencakup hampir seluruh segmen pasar global. Di GIIAS 2026, portofolio tersebut kembali bertambah dengan kehadiran Hilux BEV, Land Cruiser HEV, dan bZ4X Touring.
Dari sisi penjualan, kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus sepanjang Januari-Juni 2026 mencapai 28.166 unit. Angka tersebut meningkat 65 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Penjualan kendaraan elektrifikasi tersebut memberikan kontribusi sekitar 21 persen terhadap total penjualan Toyota selama enam bulan pertama 2026.
Sementara itu, di segmen Hybrid Electric Vehicle (HEV), Toyota masih menjadi pemimpin pasar dengan pangsa mencapai 66,3 persen.
Performa Toyota tidak hanya terlihat di pasar Indonesia. Secara global, Toyota Motor Corporation juga masih mencatat volume penjualan yang besar.
Berdasarkan data Januari-Mei 2026, Toyota Motor Corporation, termasuk Lexus namun tidak mencakup Daihatsu dan Hino, membukukan penjualan global sebanyak 4.140.444 unit.
Dengan kehadiran bZ4X Touring, Toyota semakin mempertegas strategi multi-pathway dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi. Konsumen tidak hanya ditawarkan kendaraan listrik untuk penggunaan di perkotaan, tetapi juga model yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas dengan karakter lebih beragam.
Peluncuran bZ4X Touring di GIIAS 2026 pun menjadi langkah Toyota untuk memperluas penetrasi kendaraan listrik sekaligus memberikan pilihan baru bagi konsumen Indonesia yang ingin beralih ke mobil BEV tanpa meninggalkan gaya hidup yang lebih aktif dan berorientasi pada petualangan.