Duo Pereli DMO Pertamax Turbo Fin+ Punya Misi Besar di Sumut

Tim DMO Pertamax Turbo Fin+ menurunkan dua pasangan pereli pada ajang Sumatera Utara Rally 2026

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 08 Agustus 2026, 12:08 WIB
DMO Pertamax Turbo Fin+ mengandalkan Hyundai i20 N Rally2 pada Sumatera Utara Rally 2026. (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Tim DMO Pertamax Turbo Fin+ kembali menghadapi persaingan reli di level internasional. Pada Sumatera Utara Rally 2026, tim menurunkan dua pasangan pereli untuk bersaing dalam ajang yang menjadi bagian dari FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) Asia Rally Cup sekaligus putaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally 2026.

Sumatera Utara Rally 2026 berlangsung pada 7-9 Agustus 2026. Ajang ini menjadi salah satu agenda penting dalam kalender reli tahun ini karena mempertemukan sejumlah pereli dengan pengalaman dan kemampuan kompetitif di lintasan.

DMO Pertamax Turbo Fin+ mengandalkan Aldio Oekon bersama co-driver Respati Adhi yang mengendarai Hyundai i20 N Rally2. Sementara itu, pasangan Donny M dan co-driver Pramurahardjo akan bertarung menggunakan Subaru Impreza STi.

Bagi Aldio Oekon, Sumatera Utara Rally 2026 menjadi kesempatan untuk kembali menunjukkan performa kompetitif setelah sebelumnya meraih podium kedua pada putaran pembuka Kejurnas Rally 2026 di Banjarbaru.

Saat itu, Aldio yang juga mengandalkan Hyundai i20 N Rally2 harus menghadapi persaingan ketat di kelas RC2. Perbedaan waktu antarpembalap berlangsung tipis sehingga konsistensi menjadi salah satu faktor penting untuk mendapatkan hasil terbaik.

Menghadapi karakter lintasan Sumatera Utara yang berbeda, Aldio tidak ingin hanya mengandalkan kecepatan. Ia bersama Respati Adhi memilih menjaga konsistensi sepanjang perlombaan dan menghindari kesalahan yang dapat menghilangkan peluang meraih podium.

"Target kami tentu ingin memberikan hasil terbaik untuk DMO Pertamax Turbo Fin+. APRC ini persaingannya sangat ketat, jadi kami harus bisa menjaga konsistensi dari stage pertama sampai terakhir. Kami akan berusaha maksimal, tetapi tetap fokus pada strategi dan tidak mengambil risiko yang tidak perlu. Semoga kerja keras seluruh tim bisa menghasilkan podium," ujar Aldio Oekon.

Strategi tersebut menjadi penting mengingat reli bukan hanya soal mencatat waktu tercepat dalam satu special stage. Pereli juga dituntut mampu menjaga kondisi kendaraan, membaca karakter lintasan, serta mempertahankan ritme hingga seluruh rangkaian lomba selesai.

Selain Aldio Oekon, DMO Pertamax Turbo Fin+ juga menurunkan pasangan Donny M dan Pramurahardjo. Keduanya mengandalkan Subaru Impreza STi untuk menghadapi persaingan di Sumatera Utara Rally 2026.

Donny membawa pengalaman serta persiapan tim sebagai modal menghadapi panjangnya rangkaian special stage. Menurutnya, kesiapan kendaraan menjadi salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan sebelum reli dimulai.

Usung Misi yang Sama

Pemeriksaan kondisi mobil, kesiapan mekanik, strategi perlombaan, hingga komunikasi antara pereli dan co-driver menjadi bagian penting yang harus dipastikan sejak awal.

“Persiapannya kami lakukan semaksimal mungkin, terutama memastikan mobil dalam kondisi siap dan seluruh detail teknis sudah diperiksa. Persaingan di Sumatera Utara pasti tidak mudah karena APRC menghadirkan pereli-pereli dengan kemampuan yang bagus. Jadi kami harus fokus dari awal, menjaga ritme, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Yang paling penting, kami ingin memberikan hasil terbaik untuk tim,” kata Donny M.

Turunnya dua pasangan dengan kendaraan berbeda memperlihatkan keseriusan DMO Pertamax Turbo Fin+ dalam menghadapi kompetisi reli dengan karakter lintasan dan kelas kendaraan yang beragam.

Hyundai i20 N Rally2 akan menjadi senjata Aldio Oekon dan Respati Adhi, sedangkan Donny M dan Pramurahardjo mengandalkan Subaru Impreza STi.

Keduanya memiliki misi yang sama, yakni menjaga performa sepanjang perlombaan dan membawa pulang hasil positif bagi tim.

Pada akhirnya, hasil Sumatera Utara Rally 2026 akan ditentukan oleh kemampuan setiap pasangan dalam membaca karakter lintasan, mempertahankan konsistensi, serta menghindari kesalahan sekecil apa pun.

Bagi DMO Pertamax Turbo Fin+, dua pasangan yang diturunkan menjadi tumpuan untuk meraih hasil maksimal pada salah satu putaran penting APRC 2026 sekaligus Kejurnas Rally 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya