Bandara Husein Bandung Bisa Diterbangi Pesawat Jet Mulai 14 Agustus 2026

Bandara Husein Sastranegara, Bandung akan kembali aktif. Maskapai Garuda akan melayani penerbangan perdana di bandara itu.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 07 Agustus 2026, 19:15 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan mesin check in mandiri di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/8/2025). (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat siap melayani penerbangan pesawat jet berbadan sedang pada Jumat, 14 Agustus 2026. Penerbangan perdana pesawat jet itu akan melayani rute Denpasar-Bandung dan Bandung-Denpasar oleh Garuda Indonesia.

Hal itu disampaikan Direktur Utama InJourney Airports Muhammad Rizal Pahlevi, di Bandung, dikutip dari Antara, Jumat, (7/8/2026).

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan dan seluruh pihak atas dukungan kepada InJourney Airports selama persiapan optimalisasi hingga Bandara Husein Sastranegara dinyatakan siap melayani penerbangan pesawat jet pada 14 Agustus 2026,” kata Rizal di Bandung, Jumat.

Rizal mengatakan, pihaknya telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub) usai Bandara Husein dinyatakan telah memenuhi seluruh aspek kesiapan operasional yang ditetapkan.

“Optimalisasi penerbangan di Bandara Husein Sastranegara ini akan mengantarkan perjalanan dan menyambut wisatawan dengan fasilitas dan pelayanan terbaik, serta dilengkapi nuansa modern yang berpadu dengan budaya Jawa Barat,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyambut baik dimulainya kembali penerbangan berjadwal dari Bandara Husein Sastranegara melalui pembukaan rute oleh Garuda Indonesia

Dia menilai, reaktivasi Bandara Husein menjadi momentum penting bagi Kota Bandung sehingga perlu diikuti dengan peningkatan kualitas lingkungan dan wajah kota, khususnya di jalur yang menjadi akses utama menuju pusat kota.

Farhan berharap kehadiran rute-rute tersebut menjadi awal bertambahnya konektivitas penerbangan dari Bandung ke berbagai daerah di Indonesia maupun keluar negeri.

"Kami menantikan dibukanya jadwal-jadwal penerbangan rutin lainnya dari berbagai maskapai, baik untuk rute domestik maupun internasional," ujar dia.

Bandara Husein Sastranegara Kini Layani Pesawat Jet Boeing 737-800

Petugas melakukan pemeriksaan tiket mesin keberangkatan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/8/2025). (Istimewa)

Sebelumnya, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat telah meraih sertifikat untuk melayani operasional pesawat jet berbadan sedang (narrow body) sekelas Boeing 737-800. Sertifikat tersebut dirilis oleh Kementerian Perhubungan pada 23 Juli 2026 sebagai syarat untuk melayani pesawat jet berbadan sedang.

Demikian disampaikan Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim dikutip dari Antara, Senin (27/7/2026).

"Sertifikat tersebut menjelaskan Bandara Husein Sastranegara telah memenuhi fasilitas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7," tutur Arie.

Pada 23 Juli 2026, Kementerian Perhubungan mengeluarkan, Sertifikat Bandar Udara (SBU) Nomor: 005.1/SBU/VII/2026 bagi PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara. Sertifikat ini sebagai persyaratan untuk melayani operasional pesawat jet berbadan sedang (narrow body) sekelas Boeing 737-800.

Arie menyebutkan, hal itu sebagai kemajuan nyata dan konkret dalam persiapan optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Bandung.

 

 

Penuhi Aspek Kepatuhan

Petugas membersihkan tempat pemindaian barang penumpangi di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/8/2025). (Istimewa)

Ia menyampaikan, InJourney Airports memenuhi aspek kepatuhan dalam rangkaian optimalisasi Bandara Husein Sastranegara. Persiapan berjalan lancar, ditandai dengan diterbitkannya SBU Nomor: 005.1/SBU/VII/2026.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan, TNI AU, Pemprov Jawa Barat, Pemkot Bandung, dan seluruh pihak atas dukungan yang diberikan kepada InJourney Airports dalam melakukan berbagai persiapan optimalisasi Bandara Husein Sastranegara,” tutur Arie.

Ia menuturkan, persiapan yang telah dilakukan InJourney Airports berfokus pada pemenuhan seluruh aspek kesiapan operasional, fasilitas dan SDM sesuai ditetapkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

"Salah satunya adalah perbaikan di beberapa titik runway, taxiway, dan apron untuk mendukung operasional pesawat jet narrow body," kata dia.

Selain  itu, InJourney Airports telah menambah kekuatan untuk meningkatkan kapasitas PKP-PK dari kategori 5 ke kategori 7.

3 Pilar

Petugas melakukan pemeriksaan mesin check in mandiri di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/8/2025). (Istimewa)

Persiapan optimalisasi juga sejalan transformasi bandara berbasis 3 pilar, yakni Premises, People dan Process.

“Pada pilar premises untuk fasilitas berfokus pada customer experience, kami melakukan renovasi dan beautifikasi terminal penumpang dengan konsep modern dan mengedepankan perpaduan kearifan budaya Jawa Barat,” kata Arie.

Renovasi dan beautifikasi juga mencakup fasilitas umum antara lain toilet, musholla, nursery room, serta area menunggu transportasi publik. Adapun di sisi udara (air side), perbaikan facade bangunan terminal dan instalasi taman.

Salah satu fasilitas baru yang dihadirkan adalah area coworking space bagi penumpang pesawat untuk bekerja sambil menunggu keberangkatan penerbangan.

Sementara terkait pilar people untuk pelayanan staf bandara kelas dunia, dilakukan pemenuhan SDM sesuai kebutuhan secara tepat waktu. Lalu pada pilar process, InJourney Airports memastikan kelancaran seluruh proses keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat, termasuk proses pengantaran (drop off) dan penjemputan (pick up) di bandara.

InJourney Airports optimistis persiapan optimalisasi berjalan lancar sesuai jadwal, sehingga kesiapan Bandara Husein Sastranegara dapat melayani operasional penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeller.

"Serta angkutan udara niaga tidak berjadwal dalam negeri dan luar negeri, dan angkutan udara bukan niaga dalam negeri dan luar negeri," ujar dia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya