Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026. Kenaikan harga minyak dunia itu dipicu setelah kantor berita pemerintah Iran menerbitkan rancangan rencana yang memuat ketentuan restriktif bagi lalu lintas kapal di Selat Hormuz.
Mengutip CNBC, Jumat (7/8/2026), harga minyak Brent naik 3,8%, dan ditutup ke US$ 82,49 per barel. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,8%, dan menetap ke US$ 77,29.
Advertisement
Harga minyak dunia sempat turun sekitar 8% pekan ini setelah Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan kepada CNBC pada Selasa pekan ini, kalau kesepakatan membuka Selat Hormuz dengan kebebasan lalu lintas dapat tercapai paling cepat pada Rabu pekan ini.
Kesepakatan tersebut belum diumumkan, namun Iran dan Oman dilaporkan sedang menyusun perjanjian untuk menetapkan rute transit di Hormuz. Menurut laporan media, lalu lintas kapal yang masuk akan melintasi perairan Iran, sedangkan lalu lintas yang keluar akan melewati perairan Oman.
Namun, pada Kamis, kantor berita pemerintah Iran, Fars, menerbitkan rancangan awal yang menetapkan ketentuan jauh lebih ketat bagi lalu lintas kapal yang melewati Hormuz. Menurut Fars, rencana tersebut sedang ditinjau oleh komite parlemen Iran.
Berdasarkan rancangan tersebut, Iran akan melarang kapal-kapal AS dan Israel melintasi selat itu. Negara-negara lain yang dianggap telah merugikan Iran tidak akan diizinkan melintas sampai mereka membayar kompensasi. Teheran juga akan menjatuhkan denda kepada pihak yang melanggar, dengan nilai setara 20% dari nilai muatan kapal tersebut.
Sentimen Harga Minyak
Sementara itu, kelompok Houthi di Yaman yang merupakan sekutu Iran mengklaim pada Kamis kalau mereka telah menyerang konsentrasi pasukan Arab Saudi di wilayah tersebut. Pada Rabu, Houthi menyatakan telah menyerang sebuah kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah, di lepas pantai terminal ekspor Yanbu milik Riyadh terminal yang memainkan peran kunci dalam pengalihan rute pengiriman minyak.
Sebuah kapal tanker lain melaporkan mendengar dua ledakan di lepas pantai Oman saat melintasi Selat Hormuz, menurut laporan insiden hari Rabu dari United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO). Menurut UKMTO, awak kapal dan kapal tersebut dalam keadaan aman.