Ragam Hoaks Catut Nama Luhut, dari Dana Hibah hingga Artikel Ijazah Jokowi

Video hoaks diambil dari kegiatan Luhut yang telah lama berlalu dan melalui proses penyuntingan dengan menggunakan AI.

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 06 Agustus 2026, 19:02 WIB
Hoaks artikel Luhut minta masyarakat Solo tak usir Jokowi jika ijazahnya palsu

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks yang mengatasnamakan Luhut Binsar Pandjaitan kembali beredar di media sosial. Terbaru, video Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan program bantuan dana hibah.

Faktanya, video tersebut tidak terkait sama sekali dengan program dana bantuan. Video diambil dari kegiatan Luhut yang telah lama berlalu dan melalui proses penyuntingan dengan menggunakan AI.

Lalu apa saja hoaks yang mencatut nama Luhut? Simak daftarnya berikut ini:

1. Cek Fakta: Hoaks Video Luhut Sampaikan Program Bantuan Dana Hibah

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan program bantuan dana hibah. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 30 Juli 2026.

Dalam unggahan yang beredar, tampak Luhut tengah berbicara didampingi anggota DEN Chatib Basri dan Hario Seto. Berikut pernyataan Luhut:

"Saya Luhut Binsar Pandjaitan ingin menyampaikan masyarakat Indonesia agar daftarkan diri anda untuk program bantuan dana hibah sebutkan umur dan asal dari mana agar kami daftarkan data anda sekarang juga."

Video disertai caption berikut ini:

"Hubungi WhatsApp0823-5354-4123

https://wa.me/message/O4IGP3L5WTNQF1

#Assalamualaikum saya bapak luhut binsar pandhaitan selaku #Menteri saya sangat mendukung #program dari #presiden #prabowo #fyp #pppp"

Lalu benarkah klaim video Luhut menyampaikan program bantuan dana hibah? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Luhut Bakal Cabut Status WNI Bagi Rakyat yang Tak Bayar Pajak

Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan akan mencabut status WNI bagi rakyat yang tidak bayar pajak. Klaim ini beredar di media sosial Facebook pada 28 Juli 2026.

Dalam unggahannya terdapat foto Luhut dengan narasi sebagai berikut:

"LUHUT SEBUT" RAKYAT HARUS BEKERJA KERAS UNTUK BAYAR PAJAK JIKA TAK MAU BAYAR PAJAK AKAN DICABUT STATUSNYA SEBAGAI WNI DAN SURUH PINDAH KE NEGARA LAIN".

Akun itu menambahkan narasi:

"Luhut tua bangka suruh kita bayar pajak, kalau tidak mau kewarga negaraan akan di cabut"

Lalu benarkah klaim Luhut Binsar Pandjaitan akan mencabut status WNI bagi rakyat yang tidak bayar pajak? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Artikel Luhut Minta Masyarakat Solo Tak Usir Jokowi Jika Ijazahnya Palsu

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan lagi postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat Solo tidak mengusir Jokowi jika ijazahnya palsu. Postingan itu beredar sejak awal bulan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 6 Juli 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Tempo berjudul "Luhut berharap jika Ijasah Jokowi Palsu masyarakat Solo jangan mengusir beliau."

Akun itu menambahkan narasi:

"Tangkapan layar berita dari media daring Tempo dengan judul utama "Luhut berharap jika Ijasah Jokowi Palsu masyarakat Solo jangan mengusir beliau".

Berita ini kemungkinan besar terkait dengan isu dugaan ijazah palsu Joko Widodo yang sempat mencuat ke publik dan menuai berbagai tanggapan.

Dalam konteks berita tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan, yang saat itu menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, menyampaikan harapannya agar masyarakat Solo tidak mengusir Jokowi jika isu ijazah palsu tersebut terbukti benar.

Menurut kalian bagaimana guy's"

Lalu benarkah postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat Solo tidak mengusir Jokowi jika ijazahnya palsu? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya