Deretan Hoaks Terkait Ilmuwan, Simak Faktanya

Ilmuwan beberapa kali menjadi sasaran hoaks, simak beberapa di antaranya dalam artikel ini!

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 03 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ilmuwan beberapa kali menjadi sasaran hoaks

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa menyerang siapa saja tak terkecuali para ilmuwan. Hoaks ini tentu harus diluruskan agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Lalu apa saja hoaks menyangkut ilmuwan? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Ilmuwan Harvard Ditangkap Karena Jual Virus Covid-19 ke China

Beredar di media sosial dan aplikasi percakapan postingan video penangkapan ilmuwan Charles Lieber dari Universitas Harvard karena menjual virus covid-19 ke China. Postingan video itu kembali ramai dibagikan belum lama ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 22 Mei 2022.

Dalam postingannya terdapat video berdurasi 1 menit 44 detik dengan judul "Alhamdulillah, biang Corona nya udah tertangkap"

Selain itu dalam video terdapat narasi "Charles Lieber hari ini beberapa saat setelah penangkapannya di kantornya di Havard"

Akun itu menambahkan narasi "SEKILAS INFO PENJUAL VIRUS CORONA KE CHINA DITANGKAP"

Lalu benarkah postingan video penangkapan ilmuwan Charles Lieber dari Universitas Harvard karena menjual virus covid-19 ke China? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Ilmuwan IPB Bikin Model 3D Wajah Nenek Moyang Pertama dari Nusantara

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim IPB merekonstruksi wajah 3D nenek moyang manusia purba dari nusantara. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 31 Juli 2026.

Dalam postingannya terdapat foto 3D seseorang dengan narasi:

"Hebat! Ilmuwan IPB Berhasil Merekonstruksi Wajah 3D Nenek Moyang Manusia Purba dari Nusantara".

Postingan itu disertai narasi:

"Ilmuwan dari IPB berhasil membuat rekonstruksi model wajah 3D yang menggambarkan rupa manusia purba yang pernah hidup di wilayah Nusantara.

Untuk membuat rekonstruksi ini, para peneliti mempelajari fosil, tulang, dan tengkorak yang ditemukan di Ngawi, Jawa Timur. Data tersebut kemudian dibandingkan dengan manusia modern serta primata lain guna memahami bagaimana ciri fisik manusia berevolusi selama jutaan tahun.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, ilmuwan menyusun model wajah yang diperkirakan paling mendekati penampilan manusia purba tersebut. Meski begitu, rekonstruksi ini bukanlah potret yang benar-benar pasti, melainkan hasil estimasi ilmiah berdasarkan bukti fosil dan teknologi yang tersedia saat ini.

Seiring ditemukannya fosil-fosil baru dan berkembangnya teknologi, pemahaman para ilmuwan tentang manusia purba di Nusantara juga akan terus berkembang."

Akun tersebut juga disertai narasi:

"Sapa juga yg mau punya nenek moyang macem gini"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim IPB merekonstruksi wajah 3D nenek moyang manusia purba dari nusantara? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya