Liputan6.com, Jakarta - Momen santai warga di pusat Kota Binjai, Sumatera Utara, mendadak berubah menjadi kepanikan mencekam, Kamis (30/7/2026) petang. Hujan deras yang mengguyur disertai tiupan angin kencang merobohkan sebuah pohon raksasa di kawasan Lapangan Merdeka, tepatnya di area Taman Balita.
Tanpa ada tanda-tanda awal, pohon tua tersebut tumbang menerjang lapak-lapak di bawahnya. Dentuman dan suara patahan kayu yang keras membuat pengunjung serta pedagang UMKM berhamburan menyelamatkan diri di tengah derasnya guyuran hujan.
Advertisement
Tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai bergerak ke lokasi. Di bawah kondisi cuaca yang masih buruk, para petugas bahu-membahu memotong dahan-dahan besar menggunakan gergaji mesin untuk mengevakuasi korban yang tertimpa material pohon.
Kepala BPBD Kota Binjai, Rudi Iskandar Baros, membenarkan adanya korban terluka dalam musibah tersebut. Korban merupakan seorang pedagang UMKM di sekitar Taman Balita.
"Ada satu orang korban berjenis kelamin pria. Tim sudah berhasil melakukan evakuasi dan korban langsung dilarikan ke RSUD Dr. RM Djoelham Binjai untuk mendapatkan penanganan medis intensif akibat luka yang cukup serius," terang Rudi di lokasi kejadian.
Setelah menyelematkan korban, personel BPBD bersama instansi terkait melanjutkan pembersihan puing-puing kayu agar akses di kawasan Taman Balita kembali aman bagi masyarakat.
Musibah tumbangnya pohon di jantung Kota Binjai ini kembali menyulut kekhawatiran masyarakat. Pasalnya, insiden serupa bukanlah yang pertama kali menelan korban di wilayah tersebut.
Sebelumnya, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur. Berulangnya insiden ini menjadi peringatan keras bagi keselamatan publik, terutama saat cuaca ekstrem melanda.