Richard Lee Kecewa Doktif Tak Hadiri Sidang, Sebut Kasusnya Bentuk Persaingan Bisnis Tak Sehat

Richard Lee Kecewa Doktif Tak Hadir di Sidang, Sebut Kasusnya Bentuk Persaingan Bisnis Tak Sehat

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 28 Juli 2026, 13:06 WIB
Richard Lee di persidangan. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Dokter kecantikan dr. Richard Lee kembali menjalani sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang dilaporkan dr. Samira alias Doktif. Dalam sidang yang mengagendakan pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) itu, Richard Lee menegaskan kesiapannya menghadapi seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan membuka fakta-fakta yang menurutnya belum diketahui publik.

"Saya sudah siap. Seperti yang saya sampaikan kemarin, saya siap buka-bukaan. Kalian sudah bisa lihat sendiri bagaimana saya membuka semuanya. Biarkan hakim dan masyarakat yang menilai. Saya tidak mau menilai diri saya sendiri," ujar Richard Lee di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Senin (27/7/2026).

Menurut Richard, persidangan mulai mengungkap sejumlah fakta baru terkait asal-usul produk yang menjadi objek sengketa. Ia menilai selama ini pihak pelapor membangun opini negatif yang tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta yang terungkap di ruang sidang.

"Itu fakta-fakta yang sebenarnya belum diketahui masyarakat. Pihak sebelah selalu membuat opini-opini negatif. Karena itu saya tidak mau membalas opini tersebut. Mari kita buka semuanya di sini. Menurut saya, pengadilan adalah tempat yang tepat untuk membuka fakta. Tidak ada yang bisa berbohong di sini. Kalau berbohong ada konsekuensi hukumnya. Dari sini terlihat jelas bahwa pembelian ternyata bukan dilakukan di tempat saya," tegasnya.

 


Sebut Sebagai Kekejaman Persaingan Bisnis

Pihak Richard Lee. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

Richard Lee menilai perkara yang menjeratnya tidak hanya berkaitan dengan regulasi kesehatan atau perizinan produk. Ia menduga terdapat unsur persaingan bisnis yang tidak sehat di balik laporan yang dilayangkan terhadap dirinya.

"Saya siap membuka semuanya. Saya melihat ini sebagai kekejaman persaingan bisnis di Indonesia, apalagi dilakukan oleh sejawat sendiri. Sebagai dokter, kita punya sumpah sejawat untuk memperlakukan rekan seperti saudara. Namun saya melihat persaingan bisnis ini sudah sangat jauh," ungkapnya.


Soroti Ketidakhadiran Doktif

Richard Lee juga menyoroti ketidakhadiran Doktif di sidang kali ini. Ia mengaku kecewa karena saksi yang bersangkutan tidak hadir untuk memberikan keterangan di depan majelis hakim.

"Siapa pun yang menonton persidangan ini dengan objektif pasti bisa melihatnya. Saya berharap dr. Samira mau datang ke persidangan. Saya dan tim kuasa hukum menunggu kehadirannya. Bahkan kuasa hukum saya kecewa karena beliau tidak datang," tuturnya, menyebut nama asli Doktif. 


Berani di Depan Kamera, Diharap Berani Pula ke Persidangan

Menurut Richard, ketidakhadiran Doktif menjadi perhatian karena sebelumnya yang bersangkutan cukup aktif menyampaikan pendapat di ruang publik. Richard menegaskan bahwa kehadirannya di pengadilan bertujuan untuk mencari kebenaran sekaligus memulihkan nama baik yang menurutnya telah tercoreng akibat perkara ini.

"Sebelumnya datang. Tapi ketika agenda saksi, tidak datang. Kalau di depan kamera berani bicara, saya berharap di persidangan juga berani hadir. Saya datang untuk mencari kebenaran. Kalau memang saya salah, saya siap menerima hukuman. Tapi kalau saya benar, kembalikan nama baik dan martabat saya. Saya juga siap mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang merusak reputasi saya," pungkas Richard Lee.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya