Liputan6.com, Jakarta - Keahlian barista tidak lagi berhenti pada meracik secangkir kopi. Kompetisi kini juga menguji ketajaman sensorik, kreativitas, serta pemahaman tentang keberlanjutan industri kopi.
Bekal itulah yang mengantarkan Kadek Seina Maputra dari Starbucks Reserve Dewata Bali menjadi wakil Indonesia pada Starbucks Regional Barista Championship Asia Pacific 2026 di Manila, Filipina, pada 29 September hingga 3 Oktober 2026, setelah menjuarai Starbucks Barista Championship 2026.
Advertisement
Seina memastikan posisinya sebagai juara setelah melewati persaingan ketat bersama delapan finalis terbaik dari berbagai daerah. Kompetisi yang berlangsung di Atrium Lippo Mall Kemang, Jakarta, itu menjadi puncak seleksi yang sejak awal tahun melibatkan lebih dari 500 barista Starbucks dari seluruh Indonesia.
Geralda Rosari dari Starbucks Reserve Pakuwon Mall Yogyakarta menempati posisi kedua, sedangkan Nabilla Yahya dari Starbucks Reserve Galaxy Mall 3 Surabaya meraih posisi ketiga.
"Kami sangat bangga dengan semua finalis, terutama Seina yang telah menunjukkan perpaduan luar biasa antara semangat, ketelitian teknis, dan dedikasi terhadap misi keberlanjutan kami," ujar President Director PT Sari Coffee Indonesia Anthony Mc Evoy melalui rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Selasa, 21 Juli 2026.
"Starbucks Barista Championship bukan sekadar kompetisi, tapi juga perayaan dedikasi para partner dalam menyajikan secangkir kopi terbaik sekaligus menjaga masa depan kopi," imbuhnya.
Perjalanan menuju babak final dimulai melalui seleksi lokal dan regional yang berlangsung di berbagai wilayah Indonesia. Proses tersebut menyaring ratusan peserta hingga tersisa sembilan finalis yang tampil pada babak penyisihan 17─18 Juli 2026.
Tiga peserta dengan nilai tertinggi kemudian melaju ke grand final pada 19 Juli sebelum dewan juri menetapkan Seina sebagai pemenang.
Kompetisi Regional
Kompetisi regional akan mempertemukan perwakilan Starbucks dari berbagai negara sehingga setiap peserta dituntut menunjukkan kemampuan teknis, kreativitas, serta pemahaman mendalam mengenai kopi. Ajang itu juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan di antara para barista terbaik kawasan.
Senior Manager Coffee & Partner Engagement PT Sari Coffee Indonesia sekaligus Head Judge Starbucks Barista Championship 2026 Fellicia Andrean menjelaskan bahwa tema kompetisi tahun ini menempatkan keberlanjutan sebagai bagian penting dalam penilaian.
"Tema 'Your Cup of Passion: Ensuring a Sustainable Future of Coffee for All' menantang peserta untuk membuktikan bahwa kemampuan meracik minuman harus berjalan seiring dengan pemahaman mengenai sumber kopi yang etis, ketahanan ekosistem, dan masa depan petani kopi," katanya.
Tak Hanya soal Meracik Kopi
Penilaian selama kompetisi tidak hanya berfokus pada kualitas espresso maupun ketepatan teknik penyeduhan. Dewan juri juga menguji kemampuan sensorik, konsistensi rasa, penyajian signature beverage, komunikasi dengan pelanggan, serta cara peserta menjelaskan dampak praktik keberlanjutan terhadap industri kopi.
Kompetisi turut menunjukkan perubahan kebutuhan industri kopi yang semakin menekankan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Barista tidak lagi hanya menjadi peracik minuman, tapi juga berperan menyampaikan cerita di balik setiap biji kopi, mulai dari proses budidaya hingga perjalanan produk ke tangan konsumen.
Penyelenggaraan Starbucks Barista Championship 2026 mendapat dukungan dari MilkLife sebagai mitra resmi kompetisi. Dukungan itu diwujudkan melalui penyediaan susu premium yang digunakan peserta untuk menyempurnakan kualitas minuman berbasis espresso sekaligus menghasilkan latte art selama perlombaan.
Starbucks Barista Championship 2026
Chief Executive Officer Savoria Group Ihsan Mulia Putri mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan industri kopi nasional.
"Kami membawa konsep 'from farm to glass' melalui peternakan sapi terpadu di Subang yang mengedepankan kesejahteraan hewan, kualitas pakan, serta pemanfaatan kotoran sapi menjadi energi biogas. Kami juga terus berinvestasi agar rantai produksi susu dapat mendukung industri kopi yang semakin berkelanjutan," ujarnya.
Rangkaian Starbucks Barista Championship 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi utama. Pengunjung juga dapat mengikuti Starbucks Masterclass, talkshow mengenai kopi dan susu bersama praktisi industri, serta kompetisi Latte Art Throwdown yang terbuka untuk masyarakat.
Sementara itu, Seina, Geralda, dan Nabilla menerima trofi, hadiah uang tunai, perangkat elektronik, serta perlengkapan kopi dari para sponsor. Ketiganya juga akan memperoleh pelatihan lanjutan sebagai bagian dari pengembangan kompetensi sebelum mengikuti berbagai agenda Starbucks berikutnya.