Liputan6.com, Jakarta - Satu orang lagi ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.
Advertisement
"Tim mengamankan satu orang pihak swasta di wilayah Jakarta pada Senin (20/7/2026)," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Selasa (21/7/2026).
Usai bertambah satu, pihak-pihak yang sedang diperiksa secara intensif oleh KPK hingga Selasa pagi mencapai delapan orang.
KPK sebelumnya membenarkan telah melakukan OTT terhadap Lalu Ahmad pada Senin (20/7/2026) kemarin. Dalam OTT tersebut, KPK mulanya mengatakan menangkap 19 orang dan membawa tujuh orang ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam rangkaian penyelidikan, KPK juga menyegel ruang kerja Bupati Lombok Barat dan sejumlah ruangan lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Selain itu, KPK menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah dan sejumlah dokumen dalam OTT tersebut.
Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.
Lalu Ahmad Zaini sendiri telah tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jakarta, pada Senin pukul 21.59 WIB, tadi malam.
Saat tiba di Gedung KPK, Lalu Ahmad tampak mengenakan kemeja, jaket, topi, dan bermasker. Dirinya memilih bungkam saat jurnalis yang sudah menunggunya sejak siang bertanya padanya.