Liputan6.com, Jakarta - Raksasa otomotif asal China, BYD, kembali mengukuhkan posisinya sebagai raja New Energy Vehicle (NEV) di pasar internasional. Pabrik perakitan BYD di Brasil secara resmi merayakan rekor manufaktur bersejarah dengan meluncurkan kendaraan ke-100.000 dari lini produksi mereka.
Dilansir dari laman CarNewsChina, Senin (20/7/2026), pencapaian angka keramat 100 ribu unit ini menjadi bukti nyata dari pesatnya lonjakan permintaan konsumen Amerika Latin terhadap jajaran mobil ramah lingkungan buatan BYD, sekaligus menegaskan keberhasilan ekspansi global mereka di luar pasar domestik China.
Advertisement
Fasilitas produksi BYD di Brasil yang berlokasi di Camaçari, Bahia, ini dirancang untuk menjadi basis manufaktur strategis dalam memenuhi kebutuhan pasar di kawasan Amerika Selatan.
Menariknya, laju produksi yang sukses menyentuh angka 100 ribu unit ini merupakan jawaban konkret BYD atas tingginya antusiasme masyarakat lokal terhadap lini mobil Electric Vehicle (EV) hingga Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) mereka, seperti model populer BYD Dolphin, Song Plus, dan King. Langkah tersebut menjadikan BYD sebagai salah satu pemain utama yang menggerakkan transisi elektrifikasi di Brasil dan negara-negara tetangganya.
Komitmen Jangka Panjang
Keberhasilan yang dicapai ini juga diiringi dengan penyerapan ribuan tenaga kerja lokal serta transfer teknologi otomotif tingkat lanjut. Langkah BYD ini sekaligus menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat rantai pasok lokal, termasuk pengembangan infrastruktur stasiun pengisian daya di berbagai kota besar di Brasil.
Langkah impresif ini ditunjukkan pula lewat target produksi tahunan awal yang mencapai 150 ribu unit mobil. Namun, untuk tujuan ke depan, BYD berencana melakukan ekspansi bertahap dengan target kapasitas produksi hingga 600 ribu unit per tahun. Pihak manajemen BYD menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas ini akan terus digenjot secara bertahap guna mengimbangi tren pertumbuhan penyerapan pasar.
Dengan pencapaian rekor ini, BYD mempertegas dominasinya tidak hanya sebagai pemimpin pasar EV di China, melainkan juga sebagai kekuatan utama dalam peta otomotif global di Benua Amerika.