Liputan6.com, Jakarta - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menghancurkan radar pemantau milik Amerika Serikat (AS) yang berada di Oman. Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari operasi balasan Iran terhadap aksi militer AS di kawasan Timur Tengah.
Dalam pernyataannya pada Jumat (18/7/2026), IRGC menyebut pasukan angkatan lautnya menargetkan sejumlah fasilitas pemantauan di wilayah Salamah dan Pulau Ghanam, Oman, dalam gelombang ke-13 Operasi Nasr-2.
Advertisement
"Pagi ini, pasukan angkatan laut IRGC menargetkan dan menghancurkan sebuah radar pemantau maritim di wilayah Salamah, serta radar pemantau milik AS di Pulau Ghanam, Oman, dalam gelombang ke-13 dari Operasi Nasr-2," kata IRGC.
Selain menyerang fasilitas pemantauan di Oman, IRGC juga mengklaim telah melancarkan serangan mendadak terhadap pusat komando operasi khusus AS di At Tanf, wilayah barat daya Suriah.
Menurut IRGC, serangan itu menghancurkan sistem radar AS, sejumlah helikopter operasi khusus, serta beberapa personel militer. Operasi tersebut disebut sebagai respons atas serangan udara AS di dekat Kota Iranshahr, Iran bagian tenggara.
Serangan udara AS itu dilaporkan menewaskan sedikitnya tujuh personel Iran yang terdiri atas prajurit karier dan anggota wajib militer.
IRGC juga mengklaim Iran meluncurkan serangan menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) yang menghancurkan sejumlah pesawat pengisi bahan bakar serta jet tempur AS yang ditempatkan di Yordania.
Kembali Perang Usai Buat Perjanjian Akhiri Konflik
Sebelumnya, Pemerintah Iran dan AS sempat menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada pertengahan Juni untuk mengakhiri konflik militer kedua negara. Namun, ketegangan kembali meningkat setelah pasukan AS melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran sejak 8 Juli.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz.
Iran kemudian membalas dengan melancarkan sejumlah serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.