Rekomendasi Saham 15 Juli 2026: EMAS, INET, WIFI, ARCI, HRTA, MBMA

Berikut prediksi Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) dan strategi rekomendasi saham pada perdagangan saham Rabu, (15/7/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 15 Juli 2026, 09:00 WIB
Papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Rabu, (15/7/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham hari ini?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 0,03%, tetapi masih disertai dengan aksi jual asing Rp 886 miliar pada Selasa, 14 Juli 2026. Saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BBRI, BMRI, BBCA, ASII, AMMN dan PGAS.

"IHSG akan tes support di 5.980-6.000, jika kuat di area tersebut, potensi melanjutkan kenaikan,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.980-6.000 dan level resistance 6.100-6.150 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

Dalam riset PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, IHSG masih peluang melanjutkan penguatan menuju kisaran 6.121–6.171. Apabila mampu menembus area tersebut, penguatan berpotensi berlanjut menuju resistance dinamis EMA50 di sekitar 6.273. Sementara itu, support terdekat berada di 5.987 dan 5.949, dengan support kuat berikutnya di 5.898 apabila tekanan jual kembali meningkat.

Kiwoom Research menyarankan investor tetap mengikuti tren (trend following) dengan menerapkan trailing stop untuk menjaga profit yang telah terbentuk.

“Penambahan posisi (averaging up) dapat dilakukan secara bertahap apabila IHSG mampu mempertahankan momentum di atas area 5,987 dan melanjutkan penguatan menuju resistance 6.121–6.171,” demikian seperti dikutip dari riset Kiwoom Sekuritas Indonesia.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Sinergi Inti Andalan Tbk (INET), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

 

Rekomendasi Teknikal

Seorang pria melihat ponselnya di depan layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (BAY ISMOYO/AFP)

Trading Idea hari ini: EMAS, WIFI, INET, ARCI, HRTA, dan MBMA

  • EMAS Spec Buy dengan area beli di 5.675-5.725, cutloss di bawah 5.625. Target dekat di 5.775-5.850.
  • WIFI Spec Buy dengan area beli di 1.800-1.830, cutloss di bawah 1.760. Target dekat di 1.850-1.890.
  • INET Spec Buy dengan area beli di 214-218, cutloss di bawah 208. Target dekat di 224-232.
  • ARCI Buy if Break 1.050, dengan target dekat di 1.065-1.120. Cutloss di bawah 1.020.
  • HRTA Spec Buy dengan area beli di 1.810-1.840, cutloss di bawah 1.800. Target dekat di 1.855-1.925.
  • MBMA Spec Buy dengan area beli di 505-510, cutloss di bawah 496. Target dekat di 515-530. 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 14 Juli 2026

Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Pada hari ini, IHSG melemah pada penutupan sesi pertama menyusul perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat terbatas pada perdagangan saham Selasa, (14/7/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham menghijau dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik tipis 0,03% menjadi 6.039,52. Indeks saham LQ45 melemah 0,58% menjadi 598,88. Indeks saham acuan bervariasi.

Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.095,01 dan level terendah 6.002,90. Sebanyak 422 saham menguat sehingga angkat IHSG. Namun, 206 saham melemah dan 165 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 18.080 kali dengan volume perdagangan saham 32,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 16,6 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 18.080.

Mayoritas sektor saham menghijau kecuali sektor saham keuangan turun 1,67%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi menguat 1,51%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham basic menanjak 0,60%, sektor saham industri bertambah 0,65%, dan sektor saham consumer nonsiklikal menguat 0,25%.

Selain itu, sektor saham consumer siklikal naik 1,43%, sektor saham kesehatan menanjak 1,3%, sektor saham properti mendaki 0,99%, sektor saham teknologi bertambah 1,14%. Kemudian sektor saham infrastruktur menanjak 1,25% dan sektor saham transportasi naik tipis 0,20%.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya