Ledakan di MAN 3 Padang: Terungkap Cara Pelajar buat Bom Rakitan

Pengakuan sementara, R menjalankan aksinya usai terinspirasi ledakan di SMAN 72 Jakarta.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 14 Juli 2026, 18:20 WIB
Polisi mengamankan barang bukti bom rakitan di MAN 3, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Bom rakitan yang meledak di MAN 3 Padang diduga dibuat pelajar R (17). Pengakuan awal R, dia mempelajari cara membuat bahan peledak melalui internet.

“Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring," kata Juru Bicara Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana, saat dihubungi Selasa (14/7/2026).

Dari pemeriksaan awal yang dilakukan terhadap R, diperoleh keterangan bahwa perangkat diduga dirakit sendiri di rumah menggunakan bahan yang dibeli secara daring tanpa sepengetahuan orang tuanya. R juga mengaku bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak.

“Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum,” katanya.

 

Motif Didalami

Barang bukti kasus ledakan bom rakitan di MAN 3 Padang. (Dok. Istimewa)

Saat ini, Polda Sumatera Barat bersama Densus 88 Antiteror Polri masih motif R melakukan aksinya di lingkungan sekolah. Sejumlah barang bukti sudah diamankan seperti kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan beberapa barang lainnya.

Dalam kesempatan Mayndra menambahkan, identitas korban yang disebut menjadi sasaran rencana tindakan masih didasarkan pada keterangan terduga pelaku dan belum dapat dipastikan.

“Identitas korban yang disebut sebagai sasaran rencana tindakan berasal dari keterangan pelaku dan masih memerlukan pendalaman,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh barang bukti telah diamankan, sementara Densus 88 bersama Polda Sumbar masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan motif kasus tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya