Sopir Truk Penabrak JPO Tendean Diamankan Polisi

Kini, JAS masih menjalani pemeriksaan.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 14 Juli 2026, 11:56 WIB
Sebuah truk truk towing pengangkut alat berat (crane) tersangkut dan merusak jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Raya Kapten Tendean, Jakarta, Selasa (14/07/2026).

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengamankan sopir truk pengangkut alat berat yang menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, berinisial JAS (29). Kini, JAS masih menjalani pemeriksaan.

"Sementara masih diamankan," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto di JPO Tendean Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut. Termasuk mendalami kemungkinan adanya kelalaian atau pelanggaran oleh pengemudi.

Menurut Mujiyanto, dugaan sementara insiden terjadi karena pengemudi tidak memperhitungkan tinggi kendaraan saat melintas di bawah JPO.

"Kalau kronologis kejadian otomatis pada saat melintas, truk mungkin belum tahu ketinggiannya, jadi mungkin belum ada perkiraan," ucapnya.

Polisi juga masih menyelidiki terkait pihak yang bertanggung jawab atas kendaraan berat itu. Truk itu diketahui mengangkut alat berat dari kawasan Summarecon Bogor menuju Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan.

Akibat insiden tersebut, struktur JPO mengalami kerusakan berat. Terlihat bagian tangga terpisah dari badan jembatan, sementara salah satu kaki penyangga terlihat terangkat akibat benturan truk bermuatan crane yang melintas di bawahnya.

Truk Menuju Blok M

Mujiyanto belum bisa memastikan asal dan tujuan truk pengangkut alat berat tersebut. Informasi sementara, kendaraan melaju ke arah Blok M. Kemungkinan, pengemudi hendak menuju lokasi proyek.

“Yang jelas arahnya ke Blok M. Pasti ada proyek di sana. Untuk kepemilikan kendaraan masih dalam penyelidikan,” katanya.

Mujiyanto memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut karena insiden terjadi pada dini hari.

“Mengingat malam hari, korban nihil,” ucapnya.

Selama proses evakuasi JPO, polisi menerapkan pengalihan arus lalu lintas. Kendaraan dari arah timur yang hendak naik ke Jalan Layang Kapten Tendean dialihkan di depan Polsek Mampang menuju kawasan Trans TV.

Sementara arus dari Warung Buncit yang mengarah ke Kapten Tendean dialihkan melalui underpass hingga Traffic Light Kuningan sebelum menuju Jalan Gatot Subroto.

“Pada saat evakuasi nanti dilakukan pengalihan arus, bukan penutupan jalan,” tegas Mujiyanto.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya