Liputan6.com, Jakarta - Lionel Messi akan mencatat sejarah baru saat Argentina menghadapi Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026, Selasa (15/7). Ini menjadi pertemuan pertama kapten Albiceleste melawan The Three Lions sepanjang karier profesional yang telah berlangsung lebih dari dua dekade.
Laga tersebut menghadirkan cerita menarik bagi pencinta sepak bola dunia. Messi sudah menghadapi hampir semua tim elite internasional, tetapi Inggris menjadi lawan yang selama ini belum pernah ditemuinya.
Advertisement
Semifinal ini juga membangkitkan memori rivalitas klasik Argentina dan Inggris di Piala Dunia. Publik Argentina masih mengingat penampilan legendaris Diego Maradona saat membawa negaranya menyingkirkan Inggris dalam perjalanan menuju gelar juara dunia 1986 di Meksiko.
Rivalitas Lama, Babak Baru Bersama Messi
Argentina dan Inggris terakhir kali bertemu pada laga kompetitif di Piala Dunia 2002. Saat itu, Inggris menang 1-0 dan memupus langkah Argentina pada fase grup.
Ketika pertandingan tersebut berlangsung, Messi masih menimba ilmu di akademi Barcelona. Lebih dari 20 tahun berselang, pemilik delapan Ballon d'Or itu akhirnya memperoleh kesempatan menjadi tokoh utama dalam salah satu rivalitas terbesar sepak bola internasional.
Kemenangan atas Inggris akan membawa Argentina selangkah lebih dekat mempertahankan gelar juara dunia. Jika berhasil, Albiceleste berpeluang menjadi tim pertama yang mempertahankan trofi Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada 1958 dan 1962.
Messi Antusias Menyambutnya
Messi mengakui pertandingan melawan Inggris memiliki arti khusus dalam perjalanan kariernya. Ia merasa laga tersebut menjadi pengalaman yang selama ini belum pernah dirasakan.
"Sejujurnya, ini terasa istimewa. Ini pertandingan yang spesial karena menjadi yang pertama bagi saya. Saya sudah bermain melawan hampir semua tim, kecuali Inggris. Mereka adalah tim besar dan kekuatan besar dalam sepak bola. Selalu menyenangkan menghadapi tim seperti itu, apalagi pada semifinal Piala Dunia."
Meski antusias, Messi juga menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik setelah melewati perjalanan panjang di turnamen. Argentina ingin tetap mempertahankan performa yang membawa mereka mencapai empat besar.
"Kami akan mencoba beristirahat karena kami telah menghadapi tekanan yang sangat besar dan itu cukup menguras tenaga. Seluruh pemain merasakannya, tetapi kami berada dalam kondisi terbaik untuk terus melakukan apa yang selama ini kami lakukan, yaitu terus bersaing."
Semifinal melawan Inggris kini menjadi peluang baru bagi Messi untuk melengkapi daftar pencapaiannya. Apabila mampu membawa Argentina melaju ke final, legenda hidup sepak bola itu akan semakin dekat dengan peluang mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada edisi 2022.
Sumber: FIFA