Prabowo Resmikan Lima Bendungan, Kerek Produksi Padi 720 Ribu Ton

Presiden Prabowo meresmikan 5 bendungan sekaligus di NTB, Jateng, Bali, dan Aceh guna mendongkrak produksi padi nasional demi swasembada pangan.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 10 Juli 2026, 14:40 WIB
Prabowo meresmikan secara serentak lima bendungan di lima daerah Indonesia di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (10/7/2026). (Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan secara bersamaan yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (10/7/2026). Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan bahwa kelima bendungan ini dibangun untuk mengerek produksi padi nasional dan mendukung penuh target swasembada pangan.

Dody dalam laporannya menjelaskan bahwa lima bendungan tersebut dibangun dalam rentang waktu 10 tahun terakhir, sejak 2015 hingga 2025. Infrastruktur ini mampu menyalurkan air secara masif melalui jaringan irigasi yang andal.

"Lima bendungan ini telah memberikan manfaat layanan irigasi seluas kurang lebih 40 ribu hektare (ha) yang ditunjang oleh total jaringan irigasi sepanjang 280 kilometer (km)," kata Dody dalam sambutannya di Lombok Barat, Jumat (10/7/2026).

 

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo dalam Peresmian Lima Bendungan, di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). (Liputan6.com/Arief)

Adapun lima bendungan yang diresmikan oleh Kepala Negara di antaranya: Bendungan Meninting (Lombok Barat, NTB), Bendungan Jlantah (Karanganyar, Jawa Tengah), Bendungan Sidan (Gianyar, Bali), Bendungan Keureuto (Aceh Utara, Aceh), serta Bendungan Rukoh (Pidie, Aceh).

Dody menerangkan lebih lanjut bahwa jaringan irigasi dari kelima bendungan itu mampu berkontribusi pada peningkatan produksi padi secara signifikan. "Insyaallah, dengan dukungan dari Menteri Pertanian, infrastruktur ini mampu menghasilkan kurang lebih 720 ribu ton padi per tahun," ucapnya.

Ia memastikan seluruh bendungan dibangun dan beroperasi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, terutama agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar secara berkelanjutan lewat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

 

Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (10/7/2026). Dalam kunjungan kerja ini presiden akan meresmikan sejumlah bendungan demi ketahanan pangan. (Dok Sekretariat Presiden)

Sebelumnya, Presiden Prabowo bersama rombongan lepas landas menuju Provinsi NTB pada pukul 10.45 WIB menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa peresmian lima bendungan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air. Fondasi ini memiliki peran strategis untuk mendukung ketahanan pangan, penyediaan air baku, pengendalian banjir, serta pengembangan energi bersih.

"Keberadaan bendungan-bendungan ini diharapkan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian, menjamin ketersediaan air, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan," urai Teddy.

Dalam kunjungan kerja kali ini, Presiden Prabowo turut didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri PU Dody Hanggodo, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya