Liputan6.com, Jakarta - Merencanakan liburan ke Arab Saudi kini menjadi lebih praktis. Pemerintah Arab Saudi meluncurkan Package Visa, sebuah sistem baru yang mengintegrasikan penerbitan visa wisata dengan pemesanan paket perjalanan.
Melalui skema ini, wisatawan yang memenuhi persyaratan tidak lagi perlu mengajukan visa secara terpisah karena seluruh proses dapat dilakukan dalam satu alur saat memesan paket wisata melalui penyedia layanan perjalanan yang telah memenuhi kualifikasi.
Advertisement
Peluncuran Package Visa menjadi langkah terbaru Arab Saudi dalam menyederhanakan akses bagi wisatawan mancanegara. Inisiatif tersebut dijalankan Kementerian Luar Negeri bersama Kementerian Pariwisata Arab Saudi dan mulai diterapkan di sejumlah pasar internasional terpilih sebelum diperluas ke lebih banyak negara.
Kebijakan ini melanjutkan berbagai inovasi yang telah lebih dulu diperkenalkan, seperti tourist e-Visa, Visa on Arrival, dan Stopover Transit Visa. Menteri Pariwisata Arab Saudi Ahmed Al Khateeb mengatakan, pemerintah ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang mudah sejak tahap perencanaan.
"Kami ingin setiap perjalanan ke Saudi dimulai dengan pengalaman yang mudah, nyaman, dan tanpa hambatan. Package Visa merupakan langkah transformasional yang mengintegrasikan penerbitan visa dengan pemesanan paket perjalanan, sehingga wisatawan dapat menikmati proses yang lebih sederhana dan terhubung sejak awal," ujarnya melalui rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Kamis, 9 Juli 2026.
Melalui sistem baru tersebut, wisatawan cukup memilih paket perjalanan yang diinginkan melalui agen perjalanan atau penyedia layanan wisata yang telah ditunjuk. Dalam satu proses pemesanan, mereka dapat mengatur kebutuhan perjalanan mulai dari penerbangan, akomodasi, hingga pengurusan visa.
Pilihan tambahan seperti tiket acara, aktivitas wisata, dan pengalaman lokal juga dapat dimasukkan ke dalam paket yang sama sehingga seluruh rencana perjalanan tersusun lebih praktis.
Mengurangi Proses Administrasi
Skema ini diharapkan mengurangi proses administrasi yang selama ini mengharuskan wisatawan mengurus berbagai kebutuhan perjalanan secara terpisah. Dengan seluruh komponen perjalanan terintegrasi, calon pelancong memiliki lebih banyak waktu untuk menyusun agenda liburan dibandingkan mengurus dokumen maupun pemesanan satu per satu.
Bagi industri pariwisata, Package Visa juga membuka peluang baru. Penyedia layanan perjalanan yang memenuhi standar dapat menawarkan paket wisata yang lebih lengkap, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pelanggan.
Sistem tersebut dinilai mampu mendorong wisatawan memperpanjang masa tinggal dan menjelajahi lebih banyak destinasi di berbagai wilayah Arab Saudi. Al Khateeb menambahkan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem pariwisata yang semakin kompetitif di tingkat global.
"Inovasi ini mencerminkan komitmen Saudi dalam membangun ekosistem pariwisata kelas dunia sekaligus memperkuat posisi negara sebagai salah satu destinasi global dengan pertumbuhan tercepat dan akses yang semakin mudah bagi wisatawan internasional," dia menyebut.
Ada Syaratnya
Pemerintah Arab Saudi juga menetapkan sejumlah persyaratan bagi penyedia layanan perjalanan yang ingin menawarkan Package Visa. Layanan tersebut hanya tersedia melalui perusahaan yang telah memenuhi standar operasional dan diwajibkan menyediakan dukungan pelanggan selama 24 jam setiap hari.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan wisatawan memperoleh bantuan bila menghadapi kendala sebelum keberangkatan maupun selama berada di Arab Saudi. Kehadiran sistem baru tersebut melanjutkan transformasi sektor pariwisata Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah membuka akses melalui tourist e-Visa dan memperluas fasilitas Visa on Arrival, pemerintah kini berupaya menghubungkan seluruh proses perjalanan dalam satu layanan yang lebih efisien. Pendekatan tersebut tidak hanya mempermudah wisatawan, tapi juga meningkatkan koordinasi antara penyedia layanan perjalanan dengan pemerintah.
Ragam Pilihan Destinasi
Upaya mempermudah akses wisata menunjukkan hasil positif. Sepanjang 2025, Arab Saudi mencatat lebih dari 29 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Angka tersebut menjadi indikator pertumbuhan pesat sektor pariwisata negara itu, sekaligus memperlihatkan meningkatnya minat wisatawan internasional terhadap beragam destinasi yang ditawarkan.
Selain sebagai tujuan perjalanan religi, Arab Saudi menawarkan kawasan bersejarah, pengalaman menikmati bentang alam gurun, menjelajahi pesisir Laut Merah, serta menghadiri berbagai festival, konser, dan ajang olahraga internasional yang rutin digelar sepanjang tahun.
Dengan sistem yang menggabungkan pengurusan visa dan pemesanan paket perjalanan, Arab Saudi berharap semakin banyak wisatawan memilih negara itu sebagai destinasi liburan berikutnya. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah untuk menghadirkan perjalanan yang lebih sederhana, terintegrasi, dan nyaman sejak tahap perencanaan.