Liputan6.com, Jakarta - Fangfang, perempuan yang mengaku sebagai istri siri Vicky Prasetyo, mengaku tengah diliputi kekhawatiran menjelang persalinan anak pertamanya. Memasuki usia kehamilan sembilan bulan, ia menyebut belum memiliki biaya untuk menjalani operasi sesar yang telah dijadwalkan oleh dokter.
Kuasa hukum Fangfang, Vino, mengatakan kliennya saat ini telah memasuki pembukaan pertama. Sementara itu, operasi sesar direncanakan berlangsung pada 17 Juli 2026, namun hingga kini biaya persalinan belum tersedia.
Advertisement
"Ini sudah pembukaan satu dan ini akan dilakukan operasi sesar pada tanggal rencananya 17. Pang-pang ini masih belum memiliki biaya, masih belum ada biaya sama sekali untuk melakukan operasi tersebut," ujar Vino saat ditemui di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).
Sudah Hubungi Vicky Soal Biaya Persalinan
Fangfang mengaku telah beberapa kali menghubungi Vicky untuk menanyakan kepastian biaya persalinan. Namun, menurutnya, pesan yang dikirim hanya dibaca tanpa ada realisasi dari janji yang sebelumnya disampaikan.
"Saya menanyakan kalau misalkan saya habis lahiran saya harus ke mana? Katanya kan janji mau kasih hari Senin, saya tanya kira-kira ini ada ya? Tapi ternyata cuman dibaca," ungkap Fangfang.
Tak hanya biaya persalinan, Fangfang juga mengaku belum mampu membeli perlengkapan dasar untuk calon buah hatinya. Ia mengatakan janji bantuan yang diterimanya hingga kini belum juga terealisasi.
"Boro-boro barang keperluan bayi ya, saya sudah pernah minta dan hanya dijanjikan besok besok besok. Terakhir bilangnya mau Senin dikasih tapi saya tunggu ternyata belum," ucapnya.
Perjuangkan Hak Anak dari Pati ke Jakarta
Meski kondisi fisiknya semakin berat, Fangfang tetap datang dari Pati ke Jakarta untuk memperjuangkan hak anak yang dikandungnya. Ia berharap biaya persalinan segera dipenuhi agar proses kelahiran bayinya dapat berjalan dengan aman.
"Orang gila mana sih yang usia kehamilan 9 bulan mau dari Pati ke Jakarta hanya untuk mencari keadilan hak anaknya? Badan semua sudah sakit jalan bahkan sudah sakit tapi mau memperjuangkan hak anaknya," tutupnya.