Tragis, Kepulangan Pesawat Timnas Brasil Cuma Ditumpangi 1 Pemain

Hanya satu pemain dari skuad Brasil yang kembali ke Rio de Janeiro dengan penerbangan resmi CBF setelah kegagalan di Piala Dunia 2026.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 09 Juli 2026, 08:00 WIB
Pemain Norwegia Alexander Soerloth berebut bola sundulan dengan pemain Brasil Gabriel Magalhaes disaksian pemain Brasil Bruno Guimaraes dan pemain Nowegia Sander Berge selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Brasil dan Norwegia di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 5 Juli 2026. (AP Photo/Matt Slocum)

Liputan6.com, Jakarta - Setelah Piala Dunia 2026, Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengatur penerbangan carter jarak jauh dari New Jersey ke Rio de Janeiro, menyusul tersingkirnya timnas.

Dalam hasil yang mengejutkan, Selecao mengalami kekalahan dari Norwegia pada babak 16 besar, yang menjadi akhir perjalanan mereka di turnamen tersebut.

Menurut laporan yang disampaikan oleh media di Brasil dan dikutip oleh The Sun, hanya satu pemain yang terbang dalam penerbangan resmi itu, yaitu Danilo.

Pemain yang sebelumnya membela Manchester City, Real Madrid, dan Juventus ini didampingi oleh beberapa anggota staf, termasuk tim medis dan keamanan.

Selain itu, Leo Nannetti yang bertanggung jawab sebagai partner kiper latihan juga turut serta dalam penerbangan tersebut.


Pemain Lain Liburan

Kristoffer Ajer dari Norwegia menyundul bola melewati Danilo dan pemain Brasil lainnya dalam pertandingan 16 besar Piala Dunia di East.

Pemain bertahan berusia 34 tahun tersebut telah berpartisipasi dalam empat dari lima laga yang dimainkan Brasil di Piala Dunia 2026. Sementara itu, rekan-rekannya tampaknya memilih untuk berlibur lebih awal, baik di Amerika Serikat maupun di negara lain. Neymar memutuskan untuk membawa keluarganya ke Orlando, sementara Endrick terlihat masih berada di New Jersey. Di sisi lain, Vinicius Junior memilih untuk terbang menuju Ibiza.

Pelatih Carlo Ancelotti juga tidak langsung kembali ke Brasil setelah pertandingan. Sosok asal Italia ini memilih untuk pergi ke Vancouver, di mana ia memiliki rumah bersama istrinya yang berkewarganegaraan Kanada.


Tuntutan Pemecatan

Carlo Ancelotti, pelatih timnas Brasil, mengamati sebelum laga 32 Besar Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Jepang di Stadion Houston pada 29 Juni 2026.

Kekalahan Brasil dengan skor 1-2 dari Norwegia telah menimbulkan tuntutan dari banyak penggemar untuk memecat Ancelotti. Dalam laga tersebut, Erling Haaland berhasil mencetak dua gol untuk tim Norwegia, sedangkan Brasil hanya bisa memperkecil ketertinggalan melalui penalti yang dieksekusi oleh Neymar di menit-menit akhir.

Walaupun situasi tersebut cukup menegangkan, Ancelotti tetap menegaskan bahwa ia ingin melanjutkan tugasnya sebagai pelatih Timnas Brasil dan berkomitmen untuk memimpin proses pembangunan kembali tim. Selain itu, pihak-pihak yang berwenang dalam sepak bola Brasil juga dilaporkan siap memberikan dukungan penuh kepada Ancelotti.

"Saya ingin tetap menangani Timnas Brasil," ungkapnya.

 

Sumber: Aning Jati (Bola.com)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya