Pengguna Android Ogah Pindah ke iPhone cuma Untuk AI Pintar

Muncul perdebatan terkait pengguna Android dan iPhone terhadap fitur AI pada kedua sistem operasi tersebut.

oleh Aisyah Mustika ZamaniDiterbitkan 09 Juli 2026, 14:00 WIB
Ilustrasi penyebab hp samsung mati total/Copyright unsplash/Daniel Romero

Liputan6.com, Jakarta - Umumnya, orang lebih memilih dan terus menggunakan satu sistem operasi meski terdapat gangguan kecil, sehingga mereka tetap dapat menikmati fitur spesifiknya. Namun, di era pembaruan OS antar generasi sangat berfokus pada peningkatan AI, mungkinkah terdapat pola yang mirip?

Kecuali jika kamu pendukung gerakan Luddite modern, mungkin sudah memilih platform AI favorit di antara chatbot AI yang tersedia. Tetapi, apakah hal itu cukup untuk kamu terus menggunakan atau berganti pada ponsel atau platform tertentu?

Dilaporkan Android Authority, Kamis (9/7/2026), dari hasil polling yang sudah digelar untuk membandingkan Siri AI dengan Gemini--meskipun Siri meminjam framework dari Gemini--hasil dari chatbot keduanya sangat berbeda.

Sebagaimana telah ditemukan oleh jurnalis teknologi Dhruv Bhutani, Siri, bahkan versi betanya telah melampaui ekspektasi dalam menampilkan hasil yang personal dari aplikasi seperti Messages dan Mail.

Selain itu juga membantu membuat rencana kegiatan sehari-hari dengan mengambil informasi dari berbagai aplikasi pihak ketiga, termasuk Gmail.

Bagi banyak pengguna, terutama yang tidak terpengaruh oleh Gemini, mungkin ini akan menjadi alasan yang cukup kuat untuk berpindah dari Android ke iOS. Namun, berdasarkan hasil polling, kemungkinan besar responsen akan menahan diri dari godaan itu.

AI Dinilai Belum Cukup Menghipnotis

Berdasarkan hasil survei, persentase terbanyak dari responden menilai bahwa AI perlu melakukan lebih dari yang sudah ada saat ini, sebelum mampu meyakinkan mereka untuk berganti.

Hampir 60% responden mengatakan tidak akan berganti dari Android ke iOS (begitu juga sebaliknya) hanya untuk menikmati fitur AI yang lebih baik, karena dinilai tidak sepadan dengan kerumitan yang harus dihadapi.

Sementara itu, 14% lainnya mengaku sudah terlalu nyaman dengan OS yang mereka gunakan saat ini hanya untuk meninggalkannya tanpa perbedaan signifikan.

Sekitar 27% orang menyebut bersedia mengambil resiko, dan privasi menjadi prioritas mereka. 18% responden lainnya mengaku akan mempertimbangkan untuk berganti jika hal itu menyangkut privasi dan penanganan data.

 

Private Cloud Compute

Sejak awal, Apple telah membicarakan Private Cloud Compute, sebuah wadah terenkripsi untuk pemrosesan AI di cloud, sebagai elemen utama untuk menangani data personal pengguna.

Ada beberapa perdebatan di kolom komentar mengenai apakah Gemini dan Siri sebenarnya berbeda. Salah satu responden menyatakan, “Selama Google memegang kuncinya, Gemini akan selalu lebih terdepan dan memiliki fitur lebih banyak lagi, dengan Apple yang mendapatkan fitur-fitur tahun lalu.”

Sedangkan responden lainnya mengatakan, “Pengguna iPhone akan mendapat kustom Gemini digabung dengan Siri dan aplikasi Gemini. Itu sudah lebih dari cukup untuk pembaruan AI."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya