IHSG Sesi Pertama Menguat ke 5.943

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada sesi pertama perdagangan saham, Selasa, (7/7/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 07 Juli 2026, 12:57 WIB
Karyawan melintasi layar pergerakan IHSG, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menghijau hingga penutupan perdagangan saham sesi pertama, Selasa (7/7/2026). IHSG sesi pertama menguat di tengah rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup menguat 0,46% menjadi 5.943,53. Indeks saham LQ45 bertambah 0,56% menjadi 587,74. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 5.954,35 dan level terendah 5.890,44. Sebanyak 366 saham menguat sehingga angkat IHSG. Namun, 235 saham melemah dan 179 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 997.815 kali dengan volume perdagangan saham 12,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.974.

Mayoritas sektor saham menghijau kecuali sektor saham energi dan sektor saham infrastruktur masing-masing turun 0,16%, sektor saham teknologi melemah 0,12%. Sementara itu, sektor saham properti melonjak 2,64%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham basic mendaki 0,71%, sektor saham industri menanjak 0,72%, sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,15%. Lalu sektor saham consumer siklikal menguat 1,45%, sektor saham kesehatan menanjak 1,02%. Selanjutnya sektor saham keuangan bertambah 0,48%, sektor saham transportasi bertambah 0,31%.

Harga saham HRUM menguat 1,38% menjadi Rp 735 per saham. Saham HRUM dibuka mendaki 10 poin menjadi Rp 735 per saham. Saham HRUM berada di level tertinggi Rp 740 dan terendah Rp 730 per saham. Total frekuensi perdagangan 358 kali dengan volume perdagangan saham 12.555 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 924,8 juta.

 

Gerak Saham

Layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan. (BAY ISMOYO/AFP)

Harga saham UNVR ditutup melemah 0,56% ke Rp 1.780 per saham pada sesi pertama. Harga saham UNVR dibuka naik lima poin menjadi Rp 1.775 per saham. Saham UNVR berada di level tertinggi Rp 1.775 dan terendah Rp 1.740 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.540 kali dengan volume perdagangan saham 37.343 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,6 miliar.

Harga saham CBRE menguat 1,4% menjadi Rp 725 per saham. Harga saham CBRE dibuka stagnan menjadi Rp 715 per saham. Saham CBRE berada di level tertinggi Rp 735 dan terendah Rp 700 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.512 kali dengan volume perdagangan saham 80.692 saham. Nilai transaksi Rp 5,8 miliar.

Harga saham GGRM menguat 5,38% menjadi Rp 16.650 per saham. Saham GGRM dibuka stagnan di Rp 15.800 per saham. Harga saham GGRM berada di level tertinggi Rp 16.975 dan terendah Rp 15.800 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.833 kali dengan volume perdagangan saham 12.179 saham. Nilai transaksi Rp 20 miliar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya