Liputan6.com, Jakarta - Pesantren Cinta Quran yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengelola aset wakaf produktif dengan membangun layanan pencucian Amazing Laundry sebagai fasilitas penunjang untuk mahasantri Cinta Quran Center, kampus pendidikan dai Quran yang membina generasi muda menjadi dai, pemimpin dan pribadi Qurani.
“Amazing Laundry bukan hanya tentang fasilitas operasional. Ini adalah bagian dari ikhtiar besar kita dalam menyiapkan para dai Quran. Setiap pakaian yang bersih, setiap aktivitas santri yang terbantu, insha Allah menjadi bagian dari pahala jariyah bagi para wakif dan donatur yang telah mendukung,” kata Direktur Eksekutif Cinta Quran Center Ustaz Syafaat Nuryadi dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (6/7/2026).
Advertisement
Dalam kesempatan sama, Dewan Pembina Cinta Quran Foundation, Ustaz Fatih Karim menjelaskan bahwa fasilitas baru ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan wakaf produktif Cinta Quran Foundation untuk mendukung keberlangsungan pendidikan para calon dai Quran.
Dia mengungkapkan bahwa Cinta Quran Center menerapkan proses seleksi yang sangat ketat. Tahun ini sekira 1.700 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti seleksi, namun hanya 60 orang yang diterima sebagai mahasantri.
“Bapak dan Ibu bisa bayangkan, anak-anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang mendaftar ada 1.700, tetapi yang diterima hanya 60. Berarti ini adalah anak-anak pilihan,” ungkap Fatih Karim.
Menurutnya, para lulusan Cinta Quran Center kini telah mengabdi di berbagai daerah, mulai dari Papua hingga Jepang dan Kanada. Ke depan, para dai Quran juga dipersiapkan untuk berkhidmat di berbagai wilayah lainnya.
“Jika Bapak dan Ibu mendukung pesantren ini, lalu para santri bertebaran di muka bumi untuk menghantarkan hidayah, saya bisa membayangkan bagaimana pahala kebaikan yang mengalir abadi bagi Bapak dan Ibu semuanya,” ujarnya.
Ustaz Fatih Karim menambahkan, Cinta Quran Foundation terus membangun kawasan wakaf produktif sebagai penopang operasional pendidikan. Selain Amazing Laundry, kawasan tersebut juga telah memiliki dapur santri dan akan dilengkapi dengan sport center yang mencakup kolam renang, lapangan basket, gym dan fasilitas olahraga lainnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembinaan santri dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pendidikan Islam, kepemimpinan, kewirausahaan hingga pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan bergizi, kebersihan, dan lingkungan belajar yang sehat.
“Para santri Cinta Quran Center tidak main-main dididiknya. Selain pendalaman tsaqofah Islam, mereka juga dibina dengan ilmu leadership dan entrepreneurship,” jelas Fatih.
Perwakilan wakif, Tri Widio, turut mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya fasilitas tersebut.
“Kami bersyukur bisa menjadi bagian dari ikhtiar ini. Semoga fasilitas ini benar-benar bermanfaat bagi para mahasantri dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” ujarnya.