Perkembangan Pembangunan Koperasi Merah Putih di Sulsel

Peluncuran nasional Koperasi Merah Putih dijadwalkan di akhir Juli.

oleh FauzanDiterbitkan 06 Juli 2026, 17:53 WIB
Koperasi Desa Merah Putih di Sulsel. (Liputan6.com/Fauzan)

Liputan6.com, Jakarta - Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko mengungkapkan kesiapan pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Sulawesi Selatan telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah untuk peluncuran nasional 10.000 koperasi pada akhir Juli 2026.

Bangun mengatakan, Sulawesi Selatan pada awalnya hanya ditargetkan menyiapkan 259 koperasi, namun hingga saat ini Kodam XIV/Hasanuddin telah merampungkan pembangunan 308 Koperasi Merah Putih di penjuru Sulawesi Selatan yang memenuhi persyaratan untuk masuk dalam tahap pertama peluncuran nasional.

BACA JUGA: Sudah Diresmikan, Koperasi Merah Putih di Sejumlah Daerah Masih Mangkrak

"Sesungguhnya kita sudah melebihi target. Hari ini kita kelebihan sekitar 49 dari target yang ditentukan Agrinas," kata Bangun usai menghadiri kegiatan nonton bareng Piala Dunia bertajuk Bola Gembira di Koperasi Desa Merah Putih Mallengkeri, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, kelebihan target itu dihitung berdasarkan kesiapan fisik koperasi yang akan diresmikan. Penilaian tidak hanya melihat bangunan yang telah selesai, tetapi juga kelengkapan infrastruktur pendukung agar koperasi dapat langsung beroperasi.

"Ini hanya menyangkut koperasi yang secara fisik bangunannya siap, akses jalannya siap, listrik siap, jaringan internet siap, kemudian air juga siap," ujarnya.

Meski demikian, Bangun menjelaskan sejumlah perlengkapan operasional masih menunggu distribusi dari Agrinas, seperti pendingin ruangan (AC) dan fasilitas penunjang lainnya.

"Untuk isinya kita tinggal menunggu kiriman dari Agrinas. Contohnya AC belum dikirim dan lain sebagainya. Tetapi dari beberapa persyaratan yang siap untuk launching 10.000 koperasi itu, kita sudah melebihi target sebenarnya. Bahkan termasuk yang di kepulauan juga sudah siap," katanya.

Ia menambahkan, peluncuran nasional 10.000 Koperasi Desa Merah Putih dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2026. Selain program tahap pertama tersebut, pemerintah juga menargetkan pembentukan 36.000 koperasi desa pada tahap berikutnya. Untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, pemerintah memberikan target sebanyak 1.879 koperasi.

"Kita jatahnya 1.879 untuk Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Sekarang masih on progress dan saya yakin bisa tercapai nanti," tutur Bangun.

 

Pelatihan Manajer KDMP di Sulsel Segera Rampung

Di sisi lain, Pangdam menjelaskan pelatihan yang saat ini berlangsung diperuntukkan khusus bagi para manajer koperasi desa yang nantinya bertanggung jawab mengelola operasional Kopdes Merah Putih.

Saat ini sebanyak 569 calon manajer mengikuti pelatihan di Rindam XIV/Hasanuddin Pakatto, sedangkan sekitar 200 peserta lainnya menjalani pelatihan di Kodiklat TNI AD. "Yang pelatihan itu adalah manajernya saja. Hari ini kita sedang melatih 569 orang di Rindam Pakatto. Kemudian sekitar 200 orang lagi dilatih di Kodiklat TNI AD," jelasnya.

Bangun juga menanggapi anggapan masyarakat yang sempat viral di media sosial bahwa pelatihan tersebut bernuansa militer.

Menurutnya, pelatihan hanya diawali dengan materi bela negara sebelum peserta memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan koperasi.

"Awal-awal memang banyak yang viral, seolah-olah mereka latihan tempur dan sebagainya. Padahal mereka hanya latihan bela negara saja. Sekarang minggu-minggu ini mereka sudah belajar bagaimana menjadi manajer koperasi desa. Jadi kami hanya memfasilitasi pelatihannya," ujarnya.

Ia mengaku telah bertemu langsung dengan para peserta pelatihan. Dari hasil interaksinya, para calon manajer justru menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

"Kalau mendengar langsung komentar mereka, senang sekali mereka di situ. Saya sudah mengisi di sana dan mereka sangat antusias mengikuti pelatihan," katanya.

Bangun menambahkan, pelatihan manajer Kopdes Merah Putih dijadwalkan berakhir pada 15 Juli 2026. Setelah itu, seluruh peserta akan kembali ke daerah masing-masing untuk mulai mengelola koperasi desa yang telah dibentuk.

"Tanggal 15 Juli nanti penutupan. Setelah itu mereka kembali ke daerah masing-masing untuk menjalankan tugas sebagai manajer koperasi desa," tutupnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya