Rafael Nadal Bangun Gurita Bisnis Hotel hingga Akademi

Rafael Nadal menuturkan, olahraga mengajarkan untuk mentolerir frustasi dan belajar bekerja sebagai tim.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 05 Juli 2026, 21:31 WIB
Petenis Spanyol Rafael Nadal. (foto: Glyn KIRK / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Rafael Nadal tidak hanya membangun warisan di lapangan, tetapi juga di luar lapangan. Ia membangun bisnis mencakup hotel, pendidikan, dan olahraga. Investasi Nadal tersebut dikelola perusahaan induk keluarganya Aspemir.

Mengutip CNBC, Minggu, (5/7/2026), Rafael Nadal baru saja membuka hotel keempat di Kepulauan Canary, di Fuerteventura di bawah merek perhotelannya Zel Hotels. Hotel itu dibangun dengan kemitraan bersama Melia Hotels International.

Merek itu membuka hotel pertama, Zel Mallorca pada 2023. Hotel di Costa Brava di Spanyol dan Punta Cana di Republik Dominika menyusul. Sebelum Zel Hotels, Nadal membuka Rafa Nadal Academy di Mallorca pada 2016, untuk pelatihan tenis elit yang kini berkembang menjadi jaringan internasional akademi tenis dan pusat olahraga di berbagai negara termasuk Meksiko, Yunani, Kuwait, Hong Kong dan Republik Dominika. Rafael Nadal  mengembangkan bisnis di hotel, pendidikan dan olahraga itu bukan tanpa alasan.

“Saya pikir setiap hari semakin banyak orang yang memiliki informasi kalau menjaga kesehatan tubuh sangat penting saat ini, jadi berinvestasi dalam pendidikan untuk anak-anak, berinvestasi dalam kesejahteraan, dan dalam olahraga,” ujar Nadal.

Pada 2025, Nadal menjual 44,9% saham akademi tersebut kepada perusahaan investasi swasta GPF Capital. Nilai transaksi sekitar 94 juta euro, atau sekitar US$ 107 juta. Jumlah itu setara Rp 1,92 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.990).

“Ini tentu saja merupakan proyek seumur hidup bagi saya, sangat pribadi, tetapi pada saat yang sama, perusahaan telah berkembang selama beberapa tahun terakhir, dan kami merasa membutuhkan bantuan untuk terus tumbuh dan berkembang,” ujar dia.

Terkait bisnis hotel yang dibangun Nadal juga tak lepas tinggal di hotel selama sebagian besar karier tenisnya. “Itulah yang saya lakukan selama separuh hidup saya, dan saya tahu apa yang paling saya sukai,” ujar dia kepada CNBC.

 

Membangun Merek

Petenis Spanyol Rafael Nadal. (AP Photo/Asanka Brendon Ratnayake)

Pemenang 22 gelar Grand Slam ini baru saja membuka hotel keempat di Kepulauan Canary di Fuerteventura.

“Saya bukan tipe orang yang suka bangun pagi dan tidak tahu harus berbuat apa, dan tujuan saya adalah untuk terus maju,” kata Nadal kepada Tania Bryer untuk “CNBC Meets,” yang akan dirilis akhir pekan ini.

“Sama seperti saya membangun warisan di lapangan, sekarang saatnya membangun warisan di luar lapangan,” ia menambahkan.

Nadal, yang lahir di Mallorca, menambahkan, orang-orang mulai lebih banyak menghabiskan uang untuk pengalaman, menjadikan industri perhotelan sebagai area yang berkembang pesat untuk diinvestasikan.

Namun, ia mengatakan, membangun merek adalah “tantangan di awal,” karena bidang ini sangat kompetitif.

 

Belajar dari Olahraga

Petenis Swiss Roger Federer (kanan) dan Rafael Nadal dari Spanyol menghadiri sesi latihan menjelang Laver Cup 2022 di O2 Arena, London, Inggris, Kamis, 22 September. (Glyn KIRK / AFP)

Nadal, yang memenangkan rekor 14 gelar French Open dan dua medali emas Olimpiade, mengatakan olahraga mengajarinya “untuk mentolerir frustrasi, Anda belajar bekerja sebagai tim.

Selain itu, Anda belajar menerima terkadang Anda kalah, Anda perlu mengelola kemenangan, karena tidak masalah jika Anda menang, Anda harus bermain keesokan harinya.

Nadal menggambarkan bagaimana ia menghabiskan satu tahun untuk memulihkan diri dari operasi pinggul pada 2023, tanpa mengetahui  ia harus pensiun, dan melakukannya.

“Itu tidak mudah, tetapi ketika saya tahu bahwa itu adalah akhir bagi saya, itu adalah perubahan dalam hidup saya setelah melakukan hal yang hampir sama sepanjang hidup saya, tetapi saya siap untuk itu, dan saya siap untuk memulai babak selanjutnya dalam hidup saya.”

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya