Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada sesi pertama perdagangan saham Selasa, (30/6/2026). IHSG sesi pertama merosot hingga meninggalkan posisi 5.800 di tengah seluruh sektor saham yang melemah.
Mengutip data RTI, IHSG turun 2,42% menjadi 5.679,75. Indeks saham LQ45 melemah 2,39% menjadi 559,29. Seluruh indeks saham acuan tertekan.
Advertisement
Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 5.811,66 dan level terendah 5.638,57. Sebanyak 583 saham melemah sehingga menekan IHSG. 99 saham menguat dan 110 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 903.131 kali dengan volume perdagangan saham 12,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.891.
Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham basic turun 4,3%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi melemah 3,31%, sektor saham industri terpangkas 2,68%, sektor saham consumer nonsiklikal susut 1,07%.
Selain itu, sektor saham consumer siklikal melemah 2,23%, sektor saham kesehatan terperosok 1,75%, sektor saham keuangan terpangkas 1,69%, sektor saham properti melemah 2,35%. Lalu sektor saham teknologi tergelincir 0,19%, sektor saham infrastruktur merosot 2,44% dan sektor saham transportasi turun 2,22%.
Pada Selasa pekan ini, saham ITMG merosot 0,45% menjadi Rp 22.000 per saham. Harga saham ITMG dibuka stagnan di Rp 22.100 per saham. Saham ITMG berada di level tertinggi Rp 22.100 dan terendah Rp 21.825 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.483 kali dengan volume perdagangan saham 7.773 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 17,1 miliar.
Gerak Saham
Harga saham PKPK melonjak 13,12% menjadi Rp 3.190 per saham. Saham PKPK dibuka stagnan di Rp 2.820 per saham. Harga saham PKPK berada di level tertinggi Rp 3.270 dan terendah Rp 2.700 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.277 kali dengan volume perdagangan saham 41.818 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,2 miliar.
Harga saham ENRG merosot 11,66% menjadi Rp 985 per saham. Harga saham ENRG dibuka stagnan di Rp 1.115 per saham. Saham ENRG berada di level tertinggi Rp 1.120 dan terendah Rp 975 per saham. Total frekuensi perdagangan 12.297 kali dengan volume perdagangan saham 679.687 saham. Nilai transaksi Rp 68,6 miliar.
Harga saham SMDR terperosok 3,52% menjadi Rp 274 per saham. Harga saham SMDR dibuka stagnan di Rp 284 per saham. Saham SMDR berada di level tertinggi Rp 290 dan terendah Rp 274 per saham. Total frekuensi perdagangan 898 kali dengan volume perdagangan saham 36.774 saham. Nilai transaksi Rp 1 miliar.